- Pekanbaru melakukan penyesuaian kegiatan belajar mengajar saat Ramadhan.
- Bagi siswa jenjang TK-PAUD, kegiatan belajar diliburkan selama Ramadhan.
- Siswa SD kelas IV-VI dan SMP kelas VII-kelas IX mengikuti kegiatan keagamaan.
SuaraRiau.id - Dinas Pendidikan Pekanbaru menyampaikan kebijakan kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadhan 2026 merujuk pada surat edaran serta kalender akademik yang ditetapkan sebelumnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Syafrian Tommy menjelaskan penyesuaian kegiatan belajar mengajar ini untuk guna menjaga keseimbangan antara aktivitas pembelajaran dan ibadah peserta didik.
"Untuk jenjang TK dan PAUD, kegiatan belajar diliburkan selama Ramadhan," jelasnya dikutip Jumat (13/2/2026).
Sedangkan siswa SD dijadwalkan libur pada 18–22 Februari, dan kegiatan belajar kembali dimulai pada 23 Februari dengan penyesuaian jam pelajaran.
"Pada 23 Februari, kegiatan pembelajaran kembali dimulai dengan penyesuaian jam belajar," ungkap Tommy.
Dia menyampaikan, jam belajar siswa SD kelas I hingga kelas III dipersingkat selama Ramadhan. Peserta didik masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 11.00 WIB.
Adapun siswa SD kelas IV hingga kelas VI serta siswa SMP kelas VII hingga kelas IX mengikuti kegiatan keagamaan setelah pukul 11.00 WIB, berupa kegiatan Iman dan Takwa (Imtak) dan Program Pekanbaru Cinta Alquran yang difokuskan pada pembiasaan membaca Alquran dengan bimbingan guru.
"Setelah salat Zuhur, peserta didik dipersilakan kembali ke rumah," tegasnya.
Tommy mengungkapkan, pihaknya mengimbau orang tua berperan aktif mengawasi aktivitas anak selama Ramadhan agar kegiatan ibadah dan belajar tetap seimbang.
Penguatan pendidikan karakter turut dilakukan melalui kegiatan Amaliah Ramadhan yang pemantauannya melibatkan sekolah dan orang tua.
Selain itu, selama Ramadhan tetap akan dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS). Disdik mengingatkan peserta didik untuk tetap menjaga semangat belajar, terutama bagi siswa kelas akhir.
"Khusus bagi siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP, kami mengingatkan agar mulai mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik yang rencananya dilaksanakan setelah Ramadan," tegas Tommy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Inilah Kisah Sukses Desa Pajambon Lewat Program Desa BRILiaN Karya BRI
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI
-
Kampung Koboi Jadi Ikon Transformasi Desa Tugu Selatan Bersama BRI Desa BRILiaN
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN