Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

"Rata-rata mereka itu ber-KTP di luar Pekanbaru. Itu kebiasaan mereka. Bukan untuk mencari nafkah saja, tapi untuk cari kaya," katanya.

Eko Faizin
Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
Ilustrasi gelandanngan dan pengemis (gepeng). [Freepik]
Baca 10 detik
  • Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyatakan gelandangan dan pengemis yang terjaring penertiban sebagian besar merupakan warga pendatang luar daerah pada Selasa, 22 September 2026.
  • Kepala Dinas Sosial Junaedy mengimbau seluruh masyarakat agar tidak memberikan sumbangan uang kepada pengemis di persimpangan jalan kota.
  • Petugas Dinas Sosial rutin melakukan penertiban setiap hari karena pengemis yang sama kerap kembali beraktivitas dengan berpindah-pindah lokasi.

SuaraRiau.id - Gelandangan dan pengemis (gepeng) masih menjadi problem di Kota Pekanbaru lantaran keberadaannya terus berulang serta semakin sulit ditekan.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan kepada gepeng yang beraktivitas di persimpangan jalan.

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Junaedy mengatakan mayoritas gepeng yang terjaring penertiban merupakan warga pendatang dari luar Kota Pekanbaru.

"Rata-rata mereka itu ber-KTP di luar Pekanbaru. Itu kebiasaan mereka. Bukan untuk mencari nafkah saja, tapi untuk cari kaya," katanya, Selasa (22/9/2026).

Menurut Junaedy, dari hasil penertiban yang dilakukan pihaknya, petugas kerap menemukan orang yang sama kembali melakukan aktivitas meminta-minta setelah sebelumnya ditertibkan.

Para gepeng ini juga diketahui berpindah-pindah lokasi untuk menjalankan aktivitas tersebut. Kondisi ini membuat Dinas Sosial Pekanbaru harus melakukan penertiban secara rutin.

"Setelah kita jangkau, kita data, masukan selter. Mana yang berasal dari luar daerah kita juga bantu pulangkan. Kami peringatkan jangan sampai mengulangi perbuatannya. Tapi ya mereka datang lagi, orangnya itu-itu saja," terang dia.

Junaedy mengungkapkan,  aktivitas meminta-minta dinilai telah menjadi pekerjaan bagi sebagian gepeng.

Bahkan, keberadaan mereka dikhawatirkan semakin marak jika terus mendapat uang dari pengendara yang melintas.

Disebutkan Junaedy, gepeng datang ke Pekanbaru dan memilih persimpangan jalan sebagai lokasi untuk meminta-minta.

Selain mengandalkan belas kasih pengendara, sebagian di antaranya juga menggunakan modus berjualan tisu di sekitar lampu merah.

Junaedy menegaskan, pihaknya melakukan penertiban terhadap gepeng dilakukan setiap hari dengan menyusuri sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat aktivitas pengemis.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial meminta masyarakat ikut berperan dengan tidak memberikan uang kepada gepeng yang berada di persimpangan jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini