- Kementerian Lingkungan Hidup mencatat kualitas udara di tiga kabupaten Riau berstatus tidak sehat pada Senin, 31 Agustus 2026.
- BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 62 titik panas di Riau dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir.
- BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Provinsi Riau akan segera diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
SuaraRiau.id - Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada tiga kabupaten di Provinsi Riau masih menunjukkan Tidak Sehat berdasarkan laman Kementerian Lingkungan Hidup, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Kualitas udara di Riau beberapa waktu belakangan memburuk seiring kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan laman tersebut, kualitas udara konsentrasi partikulat (PM2.5) di Kabupaten Kampar berada pada angka 125, kemudian Indragiri Hilir 111 dan Pelalawan 105.
Sementara BMKG memprediksi sejumlah daerah di Riau bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (31/8/2026).
BMKG Stasiun Pekanbaru juga mendeteksi sebanyak 62 titik panas (hotspot) berada di Bumi Lancang Kuning dengan jumlah tertinggi berada Indragiri Hilir yakni 49.
"Pelalawan 7, Indragiri Hulu 4, Kuantan Singingi 1, Siak 1 (titik panas)," jelas Forecaster BMKG Pekanbaru, Indah DN dalam laporannya.
Sementara total titik api di Pulau Sumatera sebanyak 1.874. Provinsi Sumatera Selatan masih paling tinggi hotspotnya yaitu 1.019.
Disusul Bangka Belitung 332, Lampung 121, Aceh 119, Sumatera Utara 93, Jambi 85, Bengkulu 18, dan Sumatera Barat 15, serta Kepulauan Riau 10.