Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Buruknya kualitas udara di Pekanbaru bisa disebabkan dari akumulasi polutan hingga kondisi atmosfer.

Eko Faizin
Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
Ilustrasi karhutla. [Dok BNPB]
Baca 10 detik
  • BMKG Pekanbaru menyatakan kualitas udara sempat berada pada kategori tidak sehat pada Rabu pagi.
  • Penurunan kualitas udara disebabkan akumulasi polutan, transportasi polusi, serta kondisi atmosfer yang lemah angin.
  • Konsentrasi PM2.5 menurun menjelang siang hari dan kualitas udara kembali membaik menjadi kategori sedang.

SuaraRiau.id - BMKG mengatakan kualitas udara di Kota Pekanbaru yang sempat berada pada kategori tidak sehat, Rabu (12/8/2026) pagi tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa Kedang mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kualitas udara menurun pada pagi hari.

"Ya, data tersebut berdasarkan pengamatan alat di BMKG. Pada pagi tadi kondisi kualitas udara di kategori tidak sehat. Namun, ini tidak bisa disimpulkan karena kebakaran atau disebabkan oleh kebakaran," katanya, Rabu (12/8/2026).

Buruknya kualitas udara di Pekanbaru bisa disebabkan dari akumulasi polutan hingga kondisi atmosfer yang kurang mendukung penyebaran polutan.

Elisa membeberkan, kualitas udara yang menurun terjadi akibat akumulasi polutan di udara, transportasi polusi dari wilayah lain, serta kondisi atmosfer yang membuat polutan sulit terdispersi.

"Kondisi ini terjadi karena akumulasi polutan, transportasi polusi dari wilayah lain serta kondisi atmosfer yang kurang mendukung penyebaran polutan seperti angin yang lemah (calm) dan kelembaban tinggi," terangnya.

Elisa menuturkan, kondisi udara pada Rabu pagi yang berkabut tampak menyelimuti sebagian wilayah Kota Pekanbaru sejak menjelang subuh hingga sekitar pukul 06.15 WIB.

Berdasarkan data pemantauan BMKG yang diakses pada pukul 05.00 WIB, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru mencapai 75,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan berada pada kategori tidak sehat.

Konsentrasi tersebut kemudian menunjukkan tren penurunan. Pada pukul 07.00 WIB, PM2.5 tercatat 57 µg/m³, meski masih berada dalam kategori tidak sehat.

Perbaikan kualitas udara semakin terlihat menjelang siang. Data BMKG pada pukul 11.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 turun menjadi 39,8 µg/m³ dan kualitas udara kembali berada pada kategori sedang.

Elisa menegaskan kondisi tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer maupun sumber emisi di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

"Untuk data ter-update dari kami, kondisi kualitas udara di Pekanbaru saat ini dalam kategori sedang," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini