Jelang Pacu Jalur, Kondisi Arena Tepian Lubuok Sobae Memprihatinkan

Barry menyampaikan jika tidak segera ditangani, kerusakan yang ada dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan.

Eko Faizin
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:16 WIB
Jelang Pacu Jalur, Kondisi Arena Tepian Lubuok Sobae Memprihatinkan
Kondisi arena Pacu Jalur di Tepian Lubuok Sobae Baserah dinilai membahayakan pengunjung. [Ist]
Baca 10 detik
  • Kondisi arena Pacu Jalur di Tepian Lubuok Sobae Baserah menuai perhatian.
  • Pelataran kawasan itu amblas, dan mengalami penurunan di tepian sungai.
  • Keadaan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan para pengunjung.

SuaraRiau.id - Masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) bakal segera menyaksikan event tahunan Festival Pacu Jalur yang menarik pengunjung lokal hingga mancanegara.

Namun menjelang Pacu Jalur Nasional yang menjadi sorotan dunia, kondisi arena Tepian Lubuok Sobae di Baserah mulai menuai perhatian.

Sejumlah bagian pelataran area kawasan tersebut tampak retak, amblas, dan mengalami penurunan struktur di sisi tepian sungai.

Kerusakan itu dinilai bukan lagi sekadar persoalan estetika, tetapi telah berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang berkunjung.

Tokoh muda asal Baserah, Barry Eko Lesmana menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat dan budaya di Kuansing tersebut.

"Yang kita khawatirkan bukan hanya soal kerusakan fisiknya, tetapi keselamatan masyarakat. Di beberapa titik sudah terlihat amblas dan retak cukup panjang. Jika terus dibiarkan, ini bisa membahayakan pengunjung yang datang," ujarnya, Senin (18/5/2026).

Barry menyampaikan jika tidak segera ditangani, kerusakan yang ada dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama saat kawasan dipadati pengunjung pada momen Pacu Jalur maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.

Ia mengatakan, Tepian Lubuok Sobae selama ini menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga, terutama anak-anak muda dan masyarakat yang datang menikmati suasana tepian sungai.

Karena itu, kondisi infrastruktur di kawasan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah sebelum menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Barry, kawasan tepian sungai memiliki karakter tanah yang rentan mengalami abrasi dan pergeseran struktur.

Jika tidak segera diperkuat, kerusakan kecil yang terlihat hari ini bisa berkembang menjadi longsor pada bagian pelataran lainnya.

"Jangan sampai nanti baru sibuk mencari solusi ketika sudah ada korban atau kerusakan besar. Pencegahan jauh lebih penting. Pemerintah harus bergerak cepat melihat kondisi ini," katanya.

Ia berharap Pemkab Kuansing dapat segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan teknis dan revitalisasi kawasan Tepian Lubuok Sobae.

Barry menegaskan bahwa persoalan ini membutuhkan kolaborasi agar penanganannya tidak setengah-setengah.

Dia juga menilai, Tepian Lubuok Sobae bukan hanya fasilitas umum biasa, tetapi bagian dari wajah budaya daerah yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Kuansing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini