Imbas Perang AS-Iran, Harga Plastik Naik Drastis di Pasaran Pekanbaru

Hal ini kemudian berdampak pada harga produk turunan di dalam negeri.

Eko Faizin
Senin, 06 April 2026 | 12:06 WIB
Imbas Perang AS-Iran, Harga Plastik Naik Drastis di Pasaran Pekanbaru
Imbas Perang AS-Iran, Harga Plastik Naik Drastis di Pasaran Pekanbaru [Unsplash/Mathias]
Baca 10 detik
  • Harga berbagai produk plastik di pasaran Pekanbaru mengalami lonjakan signifikan.
  • Kenaikan harga plastik naik hingga mencapai 50 persen akibat konflik geopolitik AS dan Iran.
  • Gangguan distribusi minyak mentah dunia di kawasan Selat Hormuz menjadi faktor utama.

SuaraRiau.id - Konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran ternyata membuat harga berbagai produk plastik di pasaran Pekanbaru mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 50 persen.

Kenaikan ini dipicu terganggunya pasokan bahan baku plastik dari Timur Tengah. Kondisi tersebut berdampak dengan meningkatnya biaya produksi.

Salah satunya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang pasar yang bergantung pada kemasan plastik. Harga sejumlah komoditas dan makanan kemasan juga berpotensi ikut naik.

Pengamat ekonomi Riau, Dahlan Tampubolon, menjelaskan plastik merupakan produk turunan minyak bumi, khususnya dari bahan baku bernama nafta (naphtha).

"Kita tahu plastik itu bukan dibuat dari tepung kanji, tapi dari produk turunan minyak bumi, namanya naphtha. Begitu Selat Hormuz diblokade, harga minyak mentah dunia langsung melambung karena pasokan tersumbat," katanya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (6/4/2026).

Gangguan distribusi minyak mentah dunia akibat ketegangan di kawasan Selat Hormuz menjadi faktor utama melonjaknya harga.

Dahlan mengungkapkan, kenaikan harga bahan baku di pasar global membuat pabrik kimia internasional lebih dulu menaikkan harga biji plastik. Hal ini kemudian berdampak pada harga produk turunan di dalam negeri.

"Pabrik kimia di luar sana sudah duluan menaikkan harga biji plastik karena mereka beli bahan baku pakai harga dunia, bukan harga subsidi pemerintah kita. Jadi wajar kalau kantong plastik, botol mineral, sampai bungkus kerupuk ikut naik," jelasnya.

Dahlan menyebut fenomena ini sebagai cost-push inflation, yakni kenaikan harga yang dipicu oleh meningkatnya biaya produksi sebelum harga energi di tingkat domestik mengalami perubahan.

Selain faktor pasokan, ia juga menyoroti peran psikologi pasar dan spekulasi pelaku usaha.

Menurut Dahlan, para importir dan pelaku industri sudah lebih dulu mengantisipasi kenaikan biaya logistik akibat risiko jalur pelayaran dan mahalnya asuransi perang.

"Begitu ada kabar Selat Hormuz terganggu, para pelaku usaha sudah bersiap. Mereka tahu ongkos pengiriman bakal mahal, jadi harga barang dinaikkan lebih awal untuk mengamankan stok," tegasnya.

Dahlan menegaskan plastik memiliki peran vital dalam rantai distribusi barang. Hampir seluruh produk membutuhkan kemasan, sehingga kenaikan harga plastik akan berdampak luas ke berbagai sektor.

"Selat Hormuz itu seperti keran dunia. Kalau tersumbat, dampaknya bukan hanya di Timur Tengah, tapi sampai ke bungkus gorengan di pinggir jalan Sudirman Pekanbaru pun ikut terasa," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini