- Sejumlah dokter spesialis di RSUD Tengku Rafian Siak mengancam mogok kerja.
- Hal tersebut lantaran uang kelangkaan profesi belum dibayarkan Pemkab Siak.
- Pemkab beralasan tunjangan profesi belum dibayar karena efisiensi anggaran.
Dokter Handry mengarahkan untuk bertanya kepada para dokter yang mogok atau ke Kabid Pelayanan di RSUD jika ingin tahu kronologis mogoknya para dokter spesialis.
"Kalau kronologi sebaiknya nanya ke pihak yang mogok oleh dokter spesialisnya atau ke Kabid Pelayanan RSUD-nya," jawabnya melalui pesan Whatsapp, Selasa (17/3/2026).
Namun, dr Handry memastikan bahwa pelayanan di RSUD tetap berjalan dengan baik.
"Kalau pelayanan tak ada masalah hari ini tetap dilaksanakan oleh dokter yang stanby," sebutnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Siak, Khamariah dan Kabid Yankes RSUD Siak kompak memilih bungkam saat dikonfirmasi.
Kontributor : Alfat Handri