Bagian Tangsi Belanda Siak Ambruk, Disebut Tak Ada Perawatan Sejak 2020

Hal tersebut sangat membahayakan bagi pengunjung yang ingin melihat destinasi sejarah di kabupaten.

Eko Faizin
Senin, 02 Februari 2026 | 14:12 WIB
Bagian Tangsi Belanda Siak Ambruk, Disebut Tak Ada Perawatan Sejak 2020
Tangsi Belanda di Siak. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Bagian lantai 2 Tangsi Belanda Siak runtuh hingga melukai belasan siswa.
  • Cagar budaya itu disebut tak dapat perawatan dan pemeliharaan sejak 2020.
  • Seharusnya dicek struktur bangunannya secara berkala minimal 2 tahun sekali.

SuaraRiau.id - Insiden ambruknya lantai dua Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak mengakibatkan belasan murid SD yang tengah study tour mengalami luka pada Sabtu (31/1/2026).

Inisiator Revitalisasi Tangsi Belanda, Irving Kahar Arifin menyoroti betapa kegiatan perawatan dan pemeliharaan Tangsi Belanda Siak secara berkala tidak pernah dilakukan.

"Saya sangat terkejut dan menyayangkan kejadian ini, karena sepertinya bangunan cagar budaya tidak dipedulikan dan tidak diperhatikan," katanya dikutip dari Antara, Minggu (1/2/2026).

Menurut Irving, hal tersebut sangat membahayakan bagi pengunjung yang ingin melihat destinasi sejarah di kabupaten.

Apalagi, kata dia, kejadian tersebut mengakibatkan anak anak cedera dan masuk rumah sakit. Tentunya ini akan memperburuk citra pelayanan publik terhadap destinasi wisata Kabupaten Siak.

"Saat ini pemkab siak terkesan mengeksploitasi destinasi cagar budaya tanpa melakukan perawatan dan pemeliharaan secara berkala. Padahal ini adalah warisan dari zaman kerajaan abad 18-20," ungkap Irving.

Dia menyampaikan, pelaksanaan pemugaran Tangsi Belanda sebagai bangunan cagar budaya selesai 2019 dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Infrastruktur Wilayah Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang nilainya Rp5,2 miliar.

Ini merupakan program kegiatan kota pusaka yang setahun sebelumnya telah dilakukan studi perencanaan secara detail oleh BPIW Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan berbagai anggaran Kabupaten Siak 2020 untuk lanskap. Pekerjaan revitalitasi di terdiri atas Bangunan A, B dan C dan D dan E atau bangunan kayu yang ada di belakang. Termasuk perkuatan beton pelengkung dengan struktur baja.

"Itu merupakan program kota pusaka. Setelah selesai pada 2020, diserahterimakan kepada Pemkab siak dan dikelola oleh dinas pariwisata siak, termasuk lanscapenya. Sampai hari ini tidak ada perawatan dan pemeliharaan secara berkala, sementara umumnya struktur bangunan tersebut banyak menggunakan kayu," ujarnya.

Seharusnya untuk bangunan cagar budaya pengecekan struktur bangunan dan perawatan secara berkala harus dilakukan minimal dua tahun sekali.

Hal ini mengingat bangunan cagar budaya merupakan bangunan yang rentan terhadap kegagalan konstruksi.

Apalagi Siak juga telah mempunyai tim ahli cagar budaya dan tim ali bangunan gedung cagar budaya.

Perangkat ini sebenarnya lanjut dia sudah ada dan mungkin baru satu-satunya di Riau yang dianggarkan di Dinas PU Kabupaten Siak.

Diketahui, Siak satu-satunya kota pusaka di Riau namun sepertinya tim ahli tersebut tidak diberdayakan sejak tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini