Meranti Siaga Bencana Hidrometeorologi, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

BMKG menyatakan adanya potensi pembentukan badai siklon tropis.

Eko Faizin
Minggu, 14 Desember 2025 | 06:42 WIB
Meranti Siaga Bencana Hidrometeorologi, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Ilustrasi - Meranti Siaga Bencana Hidrometeorologi, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]
Baca 10 detik
  • Kepulauan Meranti resmi menetapkan siaga bencana hidrometeorologi.
  • Pembentukan badai siklon tropis yang dapat memicu cuaca ekstrem.
  • Sejumlah desa pesisir di Meranti sebelumnya telah terdampak banjir rob.

SuaraRiau.id - Pemkab Kepulauan Meranti akhirnya resmi menetapkan status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 31 Desember 2025.

Penetapan status siaga ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen daerah. Berdasarkan data BMKG, Kepulauan Meranti dikategorikan sebagai daerah dengan kerawanan tinggi.

Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, langsung menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memperketat langkah mitigasi bencana.

"Mitigasi harus diperketat, tidak boleh menunggu sampai bencana terjadi. Semua komponen daerah wajib bersiaga dan memastikan masyarakat memahami potensi ancaman yang ada," katanya belum lama ini.

Asmar meminta BPBD agar berkolaborasi aktif dengan TNI-Polri, camat, hingga kepala desa untuk bergerak cepat ke lapangan.

Tugas utama yang ditekankan adalah melakukan pemetaan akurat terhadap titik-titik rawan dan memberikan edukasi dini kepada masyarakat.

Diketahui, BMKG menyatakan adanya potensi pembentukan badai siklon tropis yang dapat memicu cuaca ekstrem di wilayah Sumatra, termasuk Provinsi Riau.

Ancaman utama yang diwaspadai meliputi banjir rob, banjir permukiman, angin kencang, serta gelombang laut tinggi yang berisiko signifikan mengganggu aktivitas maritim dan keselamatan nelayan.

Sejak pekan lalu, BPBD Kepulauan Meranti telah memulai pemetaan intensif di wilayah yang paling berpotensi terkena dampak.

Daerah-daerah fokus pengawasan meliputi Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Tinggi Timur, dan Rangsang Barat. Sejumlah desa pesisir yang sebelumnya telah terdampak banjir rob juga kembali dimasukkan dalam daftar titik pengawasan utama.

Sebagai langkah kesiapsiagaan di lapangan, BPBD saat ini tengah menyiapkan sarana dan prasarana darurat.

Persiapan tersebut mencakup penentuan lokasi evakuasi, jalur penyelamatan yang aman, serta skema penyaluran bantuan darurat jika kondisi cuaca memburuk.

Koordinasi lintas sektor dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan pemerintah kecamatan juga terus diperkuat guna memastikan respons cepat dan terukur saat bencana terjadi.

Selain kesiapsiagaan pemerintah, Pemkab Meranti juga menyampaikan imbauan serius kepada warga pesisir, khususnya para nelayan.

Mengingat potensi gelombang tinggi yang dapat muncul sewaktu-waktu, nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut apabila peringatan dini dikeluarkan oleh BMKG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini