Heboh Kabar 2 Warga Meranti Kena Cacar Monyet, Begini Hasil Laboratorium

Ia mengatakan pasien Zu yang sempat dirawat di rumah sakit sudah pulang.

Eko Faizin
Kamis, 25 September 2025 | 15:27 WIB
Heboh Kabar 2 Warga Meranti Kena Cacar Monyet, Begini Hasil Laboratorium
Heboh Kabar 2 Warga Meranti Kena Cacar Monyet, Begini Hasil Laboratorium [freepik]
Baca 10 detik
  • Kabar adanya warga terkena cacar monyet menghebohkan masyarakat Meranti
  • Kemenkes turun tangan melakukan uji laboratorium
  • Dari hasil lab itu menyatakan negatif cacar monyet

SuaraRiau.id - Isu warga menderita cacar monyet (Monkeypox/Mpox) menghebohkan masyarakat Riau, terutama Kepulauan Meranti beberapa waktu belakangan ini.

Dinas Kesehatan Riau menyampaikan hasil uji laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap dua warga Meranti menunjukkan negatif cacar monyet.

"Kita sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dari Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan Kemenkes. Hasilnya kedua warga Kepulauan Meranti atas nama BS dan ZN dinyatakan negatif Virus Mpox," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau Widodo dikutip dari Antara.

Widodo menjelaskan jika BS mulai mengeluhkan demam pada 12 September 2025 saat berada di pondok pesantren. 

Gejala demam tersebut diikuti dengan munculnya bintik merah yang kemudian berkembang menjadi lesi dan terus menyebar setiap hari.

Pada 17 September, karena kondisi terus memburuk, BS dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Meranti untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Akan tetapi, tiga hari setelah itu atau pada Sabtu (20/9) BS dilaporkan meninggal dunia.

Ia mengatakan pasien Zu yang sempat dirawat di rumah sakit sudah pulang.

"Jadi yang kita ambil sampelnya itu hanya dua orang BS dan Zu, sedangkan 17 santri lainnya hanya isolasi," katanya

Sebelumnya, 17 santri di salah satu pesantren di Kabupaten Kepulauan Meranti diduga cacar monyet.

Dinas Kesehatan Meranti turun langsung ke pondok pesantren yang menjadi tempat para santri tersebut belajar.

Di tempat itu, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan, membagikan vitamin, dan hand sanitizer kepada para santri, serta melakukan penyelidikan epidemiologi (PE).

Dalam upaya pencegahan, Ade mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti olahraga rutin, istirahat cukup, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengonsumsi makanan bergizi.

“Kami juga sudah menyurati kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Meranti dan Direktur RSUD agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan surveilans aktif,” katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini