Salah satunya komitmen dalam penggunaan energi hijau (green energy). PHR tengah merampungkan Pembangunan Pembangkit Listrik Bertenaga Surya (PLTS) yang terbentang 28,2 hektare di Kawasan perumahan pekerja di wilayah kerja (WK) Rokan. PLTS ini nantinya akan berdampak pada pengurangan emisi CO2 sebanyak 23.000 ton pertahun yang tentunya berdampak positif bagi bumi.
Sejumlah program TJSL di bidang lingkungan di antaranya penguatan kelompok bank sampah, kampung iklim dan Desa Energi Berdikari melalui Pembangunan 20 unit reaktor biogas dengan pemanfaatan kotoran sapi di Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kampar. Sedangkan satu reaktor biogas lainnya berada di Kecamatan Rumbai.
Sejauh ini, total energi yang dihasilkan dari 21 unit instalasi biogas mencapai 288 KWh perhari atau 105.402 Kwh pertahun. Warga juga bisa menghemat penggunaan LPG secara rerata tiga tabung perbulannya atau setara Rp75.000 per tahun.
Tidak hanya menghasilkan energi, instalasi biogas turut memberikan efek berganda bagi masyarkat. Kelompok masyarakat binaan PHR ini juga mampu memproduksi bioslurry atau pupuk cair dan padat hingga menjadi pundi-pundi pendapatan bagi baru bagi masyarakat.