“Kejadiannya sangat cepat, korban bermain tempat neneknya tiba-tiba korban menghilang,” kata Agung.
Kemudian, tambah Agung, korban sempat dicari dan akhirnya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah parit.
“Sekitar pukul 19.00 WIB kurang korban ditemukan di parit dengan kondisi tanpa busana,” katanya.
Atas peristiwa tersebut, lanjut Agung, pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap bahaya perilaku menyimpang pada anak-anak.
“Kami bersama Pemkab Siak nantinya akan berikan edukasi kapada masyarakat terkait perilaku menyimpang terhadap anak-anak,” jelasnya.
Agung mengimbau agar para orangtua untuk mengawasi pola keseharian anak dalam bergaul.
“Semoga tidak ada lagi peristiwa serupa terjadi, saya berharap kerjasama antara orang tua untuk menjaga dan mengawasi cara bergaul anak-anak di lingkungan sekitar,” sebutnya.
Tersangka ditangkap
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan, pihaknya bergerak cepat saat mendapatkan laporan peristiwa penemuan balita tewas di sebuah parit tak jauh dari pasar.
Tim Reskrim Polres Siak langsung turun dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Tak butuh waktu lama kami berhasil membekuk pelaku yang masih di bawah umur,” kata Kapolres.