- Banjir rob terjadi di Kota Tembilahan, Indragiri Hilir.
- Banjir terjadi karena kenaikan permukaan air laut.
- Selain itu, curah hujan di daerah tersebut juga tinggi.
SuaraRiau.id - Banjir rob dilaporkan terjadi di Kota Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) seiring dengan kenaikan permukaan air laut.
Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal menyampaikan, banjir terjadi di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.
"Kami dapat laporan banjir rob di Tembilahan, lokasinya juga sama seperti lokasi sebelumnya," sebutnya, Kamis (8/1/2026).
Namun, pihaknya belum mendapatkan laporan secara terinci perihal berapa masyarakat yang terdampak.
Edy mengaku BPBD Riau saat ini masih menunggu laporan detail dari pihak pemerintah setempat perihal jumlah korban yang terdampak agar bisa memberikan bantuan jika memerlukan.
"Kami masih tunggu laporan detailnya, jika memerlukan bantuan kami siap kirimkan. Sebelumnya juga sudah pernah kami serahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir," ujarnya.
Selain naiknya permukaan air laut, banjir rob di Inhil juga terjadi karena curah hujan tinggi yang dalam waktu beberapa hari terakhir terus mengguyur disekitar lokasi.
"Curah hujan di sana juga belakangan ini cukup tinggi sehingga membuat air lebih cepat naik," sebutnya.
Sementara itu, untuk lokasi lain pihaknya belum mendapatkan laporan ada terdampak banjir. Seperti di kabupaten Kampar dan Pelalawan, di mana dua daerah ini dilintasi sungai Kampar.
"Untuk Kampar dan Pelalawan belum ada laporan. Tapi memang muka air sungai Kampar sudah dilaporkan ada kenaikan akibat pembukaan pintu waduk PLTA," ungkap Edy.