"Bahkan dirinya memiliki kemampuan ganda lintas visual, bisa berarti kemampuan ini dimilikinya namun selama ini tertahan, mungkin belum ada nyali (keberanian) untuk mewujudkannya," sambungnya.
Pameran TransVisual memamerkan karya-karya perupa Riau seperti Aamesa Aryana, Alza Adrizon, Akil KM07, Biro Visual Artistik, Cak Winda, Doeds, Gerik Jari, Ibnul Mubarak, Jati Wahyono, Raditya Muhammad dan Parlindungan Ravelino.
Pembukaan pameran berlangsung seru dengan penampilan pembuka Performance Art atau pertunjukan seni rupa oleh seniman Aamesa Aryana yang diberi judul Bunyi.
Salah satu pengunjung pameran, Suci merasa kagum dengan hasil karya yang ditampilkan dan kebanyakan seni instalasi, ada inovasi dan corak baru dari Karya-karya pameran sebelumnya yang pernah dinikmati.
Suci mengaku sudah empat kali melihat dan mengunjungi GHN setiap ada pameran seni rupa.