SuaraRiau.id - Tradisi keliling untuk membangunkan sahur saat bulan Ramadhan sudah berjalan sejak lama di Indonesia.
Biasanya, sejumlah anak-anak atau pemuda akan berkeliling beramai-ramai dengan membawa bunyi-bunyian seperti bedug dan berkeliling kampung sambil meneriakkan imbauan sahur.
Dalam video viral yang dibagikan akun media sosial @xposureid itu nampak sejumlah anak disiram warga lantaran berkeliling membangunkan warga saat sahur.
"Anak-anak yang sedang keliling di lingkungan sekitar warga untuk berniat membangunkan sahur disiram air oleh pemilik rumah setempat," tulis pengunggah di video tersebut, Rabu (29/3/2023).
Terlihat lima orang anak laki-laki tengah berkeliling membawa sebuah gerobak dan menabuh drum bekas. Saat melintasi sebuah rumah, pemilik rumah itu menyiram anak-anak ini dengan air sembari berteriak.
"Berisik!" kata pemilik rumah.
Hal ini membuat anak-anak yang tengah membangunkan sahur tersebut panik. Tidak disebutkan dimana lokasi peristiwa itu direkam.
Unggahan ini mendapat berbagai komentar dari warganet. Baik yang bernada pro, maupun kontra dengan tindakan pemilik rumah.
Salah seorang warganet dengan akun @adi*** menyebut bahwa kegiatan berkeliling membangunkan sahur sudah tidak lagi relevan.
"Udah gak zaman ksh sahur bgituan...itu zaman dulu ,zaman bahla kan gak ada alarm,skrng orang udah zaman teknologi,dan ada alat untuk orang supaya bagus sendiri yaitu alarm...jd hal2 laule kyk gitu dah gak zaman...di t4 aku aja dah gak hal2 kyk gitu....buang2 tenaga mending mereka sahur d rmh..lagian skrng malam2 dan dini hari kyk gitu bahaya bnyk kejahatan," tulisnya di kolom komentar.
- 1
- 2