Pengamen Keroyok Karyawan Indomaret Pekanbaru gegara Tak Terima Ditegur

Tak hanya itu, RA juga sempat menyerang dengan celurit, namun berhasil ditahan korban.

Eko Faizin
Kamis, 19 Januari 2023 | 19:53 WIB
Pengamen Keroyok Karyawan Indomaret Pekanbaru gegara Tak Terima Ditegur
Ilustrasi pengeroyokan karyawan Indomaret. [Istimewa]

SuaraRiau.id - Polsek Tampan Pekanbaru mengamankan empat pengamen yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap karyawan Indomaret di Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tuah Madani pada Rabu (18/1/2023).

Kejadian berawal saat korban menegur MT (20) dan RP (17) yang sedang tidur di teras Indomaret karena lantainya baru saja dibersihkan.

Namun pelaku tak terima ditegur seperti itu dan memanggil dua temannya yang juga pengamen yaitu RA (17) dan DK (16).

Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama menjelaskan bahwa keempat tersangka kemudian bersama-sama mengeroyok korban.

Tak hanya itu, RA juga sempat menyerang dengan celurit, namun berhasil ditahan korban.

Saat terjadi pergulatan di antara keduanya, tiga tersangka lain malah terus memukuli korban dengan menggunakan kayu, batu dan tong sampah.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di tangan dan memar serta bengkak di beberapa bagian tubuh. Saat ini korban masih dirawat RS Awal Bros Panam," ujar Komang.

Tak terima atas perbuatan tersebut, korban juga melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada polisi. Setelah melakukan serangkaian penyidikan, di hari yang sama keempat pelaku berhasil diringkus.

Lanjut Komang, berdasarkan rekaman kamera CCTV, tampak jelas pelaku membawa sebilah celurit berukuran 70 cm, sebuah pisau dan gitar ukulele.

"Keempat pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tampan guna pengusutan lebih lanjut," ucap Komang.

Akibat perbuatannya, para tersangka yang tiga antaranya merupakan anak di bawah umur disangkakan atas Pasal 170 (1) KUHP dan pasal 2 UU darurat No 12 tahun 1951. (Antara)

News

Terkini

Kendaraan yang melintasi jalanan tersebut diminta untuk berhenti beberapa meter sebelum lokasi resepsi.

Lifestyle | 19:21 WIB

Pengunggah menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Lifestyle | 09:45 WIB

General Manager (GM) PT BSP, Ridwan tak menampik peristiwa itu menimpa empat orang pekerjanya.

News | 19:30 WIB

Warga di sana dihebohkan dengan isu penculikan anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung.

News | 16:20 WIB

Pria Budi menyatakan setelah ditelusuri polisi, ternyata video itu hoaks.

News | 11:49 WIB

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, diduga kuat korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

News | 09:36 WIB

Masyarakat pun meminta Penjabat (Pj) Bupati Kamsol bertindak tegas memberantas kasus yang dinilai memalukan itu.

News | 13:57 WIB

Dari video berdurasi 55 detik itu, buaya tersebut terlihat bergerak dan berenang perlahan.

News | 10:05 WIB

Diketahui, pembangunan yang terletak di simpang empat Garuda Sakti tersebut menggunakan dana APBN.

News | 08:15 WIB

Para peserta langsung terjun dibawa ke lapangan, Stadion Gelora Bung Karno (GBK), guna mengamati satu per satu sarana stadion.

News | 08:37 WIB

Sohibul menegaskan kembali jika dia berada dalam tim kecil merupakan utusan resmi partai.

News | 22:06 WIB

Dari 10 tersangka kasus narkoba tersebut salah satu tersangka adalah napi Lapas Pekanbaru.

News | 15:20 WIB

Pemeriksaan keempat saksi tersebut dilakukan penyidik KPK bertempat di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

News | 14:40 WIB

Namun, setelah ditunggu berhari-hari hingga saat ini tak kunjung ada kabar dari korban yang mengabarkan keberadaannya.

News | 13:34 WIB

"Kami tak tahu pasti ini gajah liar atau penangkaran, tapi dampaknya merusak kebun masyarakat," jelasnya.

News | 11:48 WIB
Tampilkan lebih banyak