Ganjar Tak Direstui Jadi Capres 2024 oleh Megawati Bikin Kader PDIP Mundur Massal, Benarkah?

Kabar itu di posting lewat akun Youtube dengan nama pengguna RADAR POLITIK.

Eko Faizin
Selasa, 29 November 2022 | 07:30 WIB
Ganjar Tak Direstui Jadi Capres 2024 oleh Megawati Bikin Kader PDIP Mundur Massal, Benarkah?
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) dan kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2022). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

SuaraRiau.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo digadang-gadangkan menjadi salah satu calon presiden atau Capres 2024.

Sejumlah dukungan pencapresan pun mengalir dari berbagai kalangan. Namun, hingga kini Ganjar Pranowo belum diresmikan sebagai Capres dari partai yang menaunginya, PDI Perjuangan.

Seiring dengan kabar tersebut, beredar video Youtube dengan klaim yang menyebutkan bahwa, Ganjar Pranowo mundur dari PDIP.

Postingan akun Youtube sebut Ganjar Pranowo tak direstui Megawati jadi Capres 2024. [Youtube/ RADAR POLITIK]
Postingan akun Youtube sebut Ganjar Pranowo tak direstui Megawati jadi Capres 2024. [Youtube/ RADAR POLITIK]

Dalam narasinya disebutkan bahwa hal itu terjad akibat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak memberikan tikes capres 2024.

Aksinya tersebut langsung diikuti kader partai PDIP.

Kabar itu di posting lewat akun Youtube dengan nama pengguna RADAR POLITIK.

Thumbnail pada video memperlihatkan gambar Gubernur Jawa Tengah sedang menyerahkan sebuah dokumen kepada ketua Umum PDIP Megawati yang ada di depannya berdiri bersama Puan Maharani.

Sementara di belakang Ganjar, tampak kader-kader PDIP yang memegang map merah.

"Tetap Tak Direstui PDIP, Ganjar Melawan, Kader PDIP Serentak Mundur Massal," tulis narasi pada thumbnail.

Apakah klaim pada video tersebut benar?

News

Terkini

Kendaraan yang melintasi jalanan tersebut diminta untuk berhenti beberapa meter sebelum lokasi resepsi.

Lifestyle | 19:21 WIB

Pengunggah menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Lifestyle | 09:45 WIB

General Manager (GM) PT BSP, Ridwan tak menampik peristiwa itu menimpa empat orang pekerjanya.

News | 19:30 WIB

Warga di sana dihebohkan dengan isu penculikan anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung.

News | 16:20 WIB

Pria Budi menyatakan setelah ditelusuri polisi, ternyata video itu hoaks.

News | 11:49 WIB

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, diduga kuat korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

News | 09:36 WIB

Masyarakat pun meminta Penjabat (Pj) Bupati Kamsol bertindak tegas memberantas kasus yang dinilai memalukan itu.

News | 13:57 WIB

Dari video berdurasi 55 detik itu, buaya tersebut terlihat bergerak dan berenang perlahan.

News | 10:05 WIB

Diketahui, pembangunan yang terletak di simpang empat Garuda Sakti tersebut menggunakan dana APBN.

News | 08:15 WIB

Para peserta langsung terjun dibawa ke lapangan, Stadion Gelora Bung Karno (GBK), guna mengamati satu per satu sarana stadion.

News | 08:37 WIB

Sohibul menegaskan kembali jika dia berada dalam tim kecil merupakan utusan resmi partai.

News | 22:06 WIB

Dari 10 tersangka kasus narkoba tersebut salah satu tersangka adalah napi Lapas Pekanbaru.

News | 15:20 WIB

Pemeriksaan keempat saksi tersebut dilakukan penyidik KPK bertempat di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

News | 14:40 WIB

Namun, setelah ditunggu berhari-hari hingga saat ini tak kunjung ada kabar dari korban yang mengabarkan keberadaannya.

News | 13:34 WIB

"Kami tak tahu pasti ini gajah liar atau penangkaran, tapi dampaknya merusak kebun masyarakat," jelasnya.

News | 11:48 WIB
Tampilkan lebih banyak