Sementara itu, oknum ustaz yang disebut sebut itu menampik isu yang beredar. Ia mengklarifikasi bahwa sedikitpun dia tidak berniat melecehkan siapapun.
Menurut dia saat itu memang kondisinya tak ada tempat untuk duduk dan ia berinisiatif untuk mengambil tempat di dekat korban dan temannya, dan ia malah mengaku tak kenal dengan korban sehingga hal itu tidak mungkin terjadi seperti yang dituduhkan.
"Saya memang ada terpegang tangannya tapi bukan saya yang duluan, dia tertidur dan kemudian entah dia ngigau tiba-tiba memegang tangan saya seperti kekasihnya. Lalu saya pergi," ucap sang ustaz.
Ia pun menyangkal isu beredar tentang dirinya yang meraba-raba area dada korban. Ia menyampikan hanya sebatas memegang tangan.
"Demi Tuhan tidak terbesit niat saya untuk melakukan itu, saya mungkin yang salah tetapi tidak seperti kabar yang beredar di masyarakat," ujarnya.
Kapolres Siak AKBP Ronal Sumaja menyampaikan bahwa adanya laporan terkait dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur pada siswi MTs di Siak yang diduga dilakukan oleh oknum ustaz.
"Sudah dilaporkan di Polres tadi malam kejadiannya pada November 2022," ungkap Kapolres Siak Ronal Sumaja melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/11/2022).
Disampaikan Kapolres Ronal, pihaknya juga akan bergerak cepat untuk mengungkap kebenaran kasus tersebut.
"Siang ini mau digelarkan dan dikebut," tutur Ronal Sumaja.
Kontributor : Alfat Handri