Ketua KNPI Riau Buka Suara soal Penangkapan Polresta Pekanbaru pada Maret 2022

Lebih lanjut, Larshen Yunus juga berharap, agar Tim Advokasi KNPI ingin segera menemui pimpinan Polri.

Eko Faizin
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:09 WIB
Ketua KNPI Riau Buka Suara soal Penangkapan Polresta Pekanbaru pada Maret 2022
Ilustrasi penangkapan.

Larshen Yunus ditangkap terkait kasus masuk ruang Badan Kehormatan DPRD Riau tanpa izin.

"Ia sudah dua kali kita panggil untuk diperiksa sebagai saksi, namun tidak diindahkan," sebutnya.

Larshen Yunus soal penganiayaan pengurus KNPI Riau
Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus juga mengomentari terkait aksi dugaan penganiayaan sekelompok orang kepada Sekretaris KNPI Riau, Miftahul Syamsir yang beberapa waktu lalu menghebohkan publik.

Dugaan pengeroyokan Miftahul Syamsir lalu menyeret nama Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.

Merujuk atas pemberitaan sebelumnya, yang mengatakan bahwa Pengurus KNPI Riau di Keroyok, hari ini Selasa (25/10/2022), Larshen Yunus tegaskan, bahwa kasus itu murni penganiayaan secara berencana.

KNPI Riau pun meminta polisi memberikan sanksi yang tegas bagi para pelaku kriminalitas seperti itu.

"Tolong kami Pak Kapolda! Yakinkan kami, bahwa Bapak benar-benar ingin memberantas preman dan pelaku kriminal. Pekanbaru harus kondusif, jangan ada lagi hal-hal seperti itu," ujar Larshen.

Sebelumnya diberitakan, tersangka penganiayaan terhadap Sekretaris KNPI Riau, Miftahul Syamsir menyerahkan diri ke Mapolda Riau pada Senin (17/10/2022) sore.

Kabid Humas Polda Riau Sunarto membenarkan terduga DF yang telah dilaporkan atas penganiayaan menyerahkan diri.

"Benar DF alias Epi Taher telah menyerahkan diri," ucap Sunarto dikutip dari Antara, Selasa (18/10/2022).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini