Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awas! Jangan Pasang Bendera dan Lampu Hias Dekat Jaringan Listrik, Ini Bahayanya

Eko Faizin Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:59 WIB

Awas! Jangan Pasang Bendera dan Lampu Hias Dekat Jaringan Listrik, Ini Bahayanya
Ilustrasi bendera merah putih. [pexels]

Namun demikian, aktivitas itu bisa berdampak buruk pada lingkungan sekitar.

SuaraRiau.id - Pemasangan bendera merah putih biasa dilakukan untuk menyemarakkan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia atau yang dikenal dengan acara Agustusan.

Tak hanya bendera, warga juga kerap memasang baliho, reklame lampu hias dan spanduk hingga umbul-umbul di rumah atau fasilitas lain.

Namun demikian, aktivitas itu bisa berdampak buruk pada lingkungan sekitar.

Hal ini terjadi karena pemasangannya tidak memerhatikan jarak aman, yaitu jarak bebas minimal 3 meter dari jaringan listrik.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Pekanbaru Wira Bhakti Dharma menjelaskan pihaknya terus berupaya menjaga kehandalan dan keamanan pasokan listrik dengan gencar melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Menjaga jarak aman pada jaringan listrik merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan kondisi pasokan listrik yang andal dan aman bagi seluruh masyarakat, aman dari potensi bahaya listrik bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, terutama pada momen kemeriahan di bulan kemerdekaan ini.

"Kami mengingatkan agar selalu memperhatikan jarak aman. Memasang pernak-pernik hiasan terlalu dekat dengan jaringan listrik akan menimbulkan potensi bahaya listrik yang berdampak buruk, karena selain membahayakan masyarakat sekitar dan masyarakat yang melintas, juga dapat menyebabkan terganggunya pasokan listrik. Baliho yang mengenai jaringan listrik dapat menyebabkan konsleting sehingga listrik padam," jelas Wira

Wira menjelaskan, sebagai tindakan pencegahan langsung di lapangan, PLN akan menerjunkan tim untuk melakukan inspeksi. Jika ditemukan potensi bahaya, petugas akan mengambil tindakan penertiban dan edukasi kepada masyarakat terkait.

Berbagai upaya yang dilakukan berupa pemeliharaan rutin baik di Gardu Distribusi, Pemerataan Beban Trafo, serta pengamanan jaringan, dengan pemangkasan pohon setiap hari yang dekat dengan jaringan listrik ataupun yang akan menyentuh jaringan listrik melalui program line distancing, serta menyiagakan petugas agar pemulihan bisa dapat segera dilakukan. Hal ini sebagai upaya menjaga pasokan listrik tetap handal saat masyarakat memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebagai penutup, Wira menegaskan bahwa kegiatan yang mengganggu jaringan listrik selain membahayakan, juga dapat menyebabkan padam listrik yang pemulihannya membutuhkan waktu karena petugas harus menelusuri sepanjang jaringan listrik untuk mencari titik gangguan.

Komentar

Berita Terkait