facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hilang Selama Lima Hari, Dua Nelayan Kepulauan Meranti Akhirnya Ditemukan Selamat

Erick Tanjung Selasa, 28 Juni 2022 | 22:12 WIB

Hilang Selama Lima Hari, Dua Nelayan Kepulauan Meranti Akhirnya Ditemukan Selamat
Pihak Pos SAR Tanjung Balai Karimun bersama Polairud dan pihak terkait lainnya melakukan pencarian nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang hilang kontak, Senin (27/6) kemarin. (ANTARA/HO-Pos SAR Tanjung Balai Karimun)

"Alhamdulillah, keduanya sudah ditemukan selamat. Korban sudah dievakuasi, saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Rangsang," kata Perdana.

SuaraRiau.id - Dua nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan selamat setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat melaut di perairan Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau sejak Kamis (23/6).

Kepala Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang, Perdana Noriowati mengatakan dua orang tersebut ditemukan oleh nelayan yang kebetulan melintas di perairan Pulau Pambang, Bengkalis pada Senin (27/6) malam.

"Alhamdulillah, keduanya sudah ditemukan selamat. Korban sudah dievakuasi, saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Rangsang," kata Perdana saat dikonfirmasi, Selasa (28/6/2022).

Nelayan yang menemukan tersebut mengabarkan bahwa dua orang yang hilang itu telah ditemukan dan sudah berada di kapalnya.

Baca Juga: Kapal Bawa Barang Kelontong Terbakar di Perairan Karimun, Satu Kru Tewas

"Kabarnya kapal yang mereka naiki hanyut atau terseret hingga di perairan Pulau Pambang. Yang jelas nanti diinformasikan lagi kronologis kejadiannya," jelas dia.

Sementara Kepala Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Khairul Nazri yang sebelumnya melakukan pencarian bersama tim gabungan Polairud dan pihak lainnya telah mendapatkan informasi terkait diketemukan dua nelayan tersebut.

"Info dari keluarga korban sudah diketemukan, cuma kita lagi mendalami kebenarannya," ujar Khairul.

Diberitakan sebelumnya, perahu yang dikemudi oleh dua orang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti dilaporkan hilang kontak di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau - Selat Malaka.

Adapun nelayan yang juga ikut hilang dalam peristiwa itu adalah Sahrul (36) dan Mukhtar alis Atan Nogoh (60). Keduanya merupakan warga Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Baca Juga: Jaga Kelestarian Alam, Bupati Natuna Imbau Warga Tidak Buang Sampah ke Laut

Kapal tersebut diketahui bertolak dari Tanjung Balai Karimun menuju Desa Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang sejak Kamis (23/6) pukul 16.00 WIB.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait