Pura-pura Pingsan, Petani Karet di Kuansing Bebas dari Terkaman Beruang Madu

Beruang itu pun berhenti menyerang karena menduga korbannya sudah meninggal dunia.

Eko Faizin
Selasa, 28 Juni 2022 | 20:37 WIB
Pura-pura Pingsan, Petani Karet di Kuansing Bebas dari Terkaman Beruang Madu
Ilustrasi Beruang Madu. [BKSDA Aceh]

Lokasi konflik antara manusia dan satwa tersebut berada di areal hutan produksi dan berbatasan dengan konsesi PT RAPP serta merupakan habitat satwa liar sekitar Taman Nasional Tesso Nilo.

Pihaknya tidak menemukan bekas darah maupun cakaran beruang di batang pohon karet di lokasi tersebut. Namun tim BBKSDA Riau mendapatkan informasi dari Kepala Desa bahwa di areal tersebut masih banyak satwa beruang madu.

"Kepala Desa meminta kepada tim kami untuk mengambil upaya lebih lanjut. Sebab sudah banyak masyarakat yang menjadi korban. Dalam waktu dua tahun tercatat sudah lima orang diserang beruang," terang Fifin.

Dari kejadian itu, diharapkan masyarakat waspada dan tidak sendirian saat beraktivitas di kebun.

"Namun jangan pula anarkis kepada beruang sebab merupakan salah satu satwa yang dilindungi," terang dia. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini