SuaraRiau.id - Suami almarhumah Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana disebut sebagai pria pemalas. Ia pun tak setuju jika disebut malas bekerja.
Teddy Pardiyana kemudian menyebut sulit mendapatkan pekerjaan di Indonesia, berbeda saat dia tinggal di Amerika Serikat.
Teddy bahkan mengaku belum lama ini sempat membantu Disnaker untuk pengrekrutan dan pengiriman tenaga kerja ke Jepang dan Korea.
![Teddy Pardiyana dan anaknya, Bintang [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/12/14/84641-teddy-pardiyana-dan-anaknya-bintang-suaracomadiyoga-priyambodo.jpg)
Menurut dia, tenaganya yang dibutuhkan lantaran dirinya berpengalaman bekerja di Amerika Serikat.
"Jadi yang pada nganggur dikirim ke Jepang atau Korea dengan MOU yang sudah jelas legalitasnya," kata Teddy di Youtube Intens Investigasi dikutip dari MataMata.com, Senin (6/6/2022).
Di luar itu, Teddy menolak membeberkan sumber penghasilannya. Menurutnya, orang yang menyebut dirinya pemalas terlalu ikut campur urusan pribadinya.
"Ya kalau penghasilan saya nggak usah bilang ke siapa-siapa ya, yang jelas saya selama kerja atau nggak kerja tetep yang saya utamakan itu kesejahteraan si kecil, jadi jangan bilang malas, terus dibilang nggak mau kerja," ujarnya.
Nasib Teddy Pardiyana usai ditinggal Lina Jubaedah belakangan jadi sorotan. Tinggal di pelosok Kota Bandung, dia disebut kembali jadi tukang pijat dan juga berkebun.
Bukan dari siapa-siapa, fakta tersebut diungkap oleh kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati usai mengadukan Rizky Febian ke Bareskrim Polri.
"Sampai saat ini dia mengandalkan kehidupan sehari-hari dari dia kan emang berprofesi sebagai tukang pijit ya," kata Wati beberapa waktu lalu.
"Atau hasil dia menanam apa gitu ya, buat kebutuhan sehari-hari gitu," ujarnya lagi.