facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggota OPM Lerinus Murib Tewas Ditembak, Ini Daftar Aksi Kekerasannya Menurut Polisi

Eko Faizin Senin, 30 Mei 2022 | 16:51 WIB

Anggota OPM Lerinus Murib Tewas Ditembak, Ini Daftar Aksi Kekerasannya Menurut Polisi
Lerinus Murib tewas dalam kontak tembak di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. [Antara]

Lerinus Murib sempat mengeluarkan senjata yang dibawanya dan saat berupaya menembak anggota yang sedang berjaga.

SuaraRiau.id - Anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), Lerinus Murib dikabarkan tewas dalam kontak senjata di di Ilaga, Papua pada Jumat (27/5/2022)

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyatakan, Lerinus Murib terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di Kabupaten Puncak.

"Memang benar dari laporan yang diterima, Lerinus yang tewas saat kontak tembak di Ilaga, Jumat (27/5), terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan yang dilakukan OPM Lerinus sendiri merupakan anak buah Titus Murib," katanya dikutip dari Antara, Senin (30/5/2022).

Fakhiri mengatakan dari laporan yang diterima, Lerinus Murib sempat baku tembak dengan anggota setelah sebelumnya yang bersangkutan mencoba menembak anggota yang sedang berjaga di Lapangan Trikora yang menjadi tempat pelaksanaan bakar batu.

Lerinus Murib sempat mengeluarkan senjata yang dibawanya dan saat berupaya menembak anggota yang sedang berjaga diketahui rekannya sehingga terjadi baku tembak hingga menewaskannya.

"Jenazahnya langsung dibawa dan dimakamkan secara tradisional," kata Fakhiri.

Ia mengatakan dari laporan yang diterima keesokan harinya, Minggu (29/5/2022), ditemukan jenazah Yakianus Labene (17) di sekitar kontak tembak yang menjadi posisi OPM.

"Namun belum diketahui keterlibatan pemuda tersebut dengan OPM karena masih didalami dan jenazahnya sudah dimakamkan secara adat oleh keluarga," kata Kapolda Fakhiri.

Adapun aksi kekerasan OPM yang turut dilakukan Lerinus Murib di Kabupaten Puncak, antara lain terlibat aksi pembakaran tiga sekolah, yakni SD, SMP, dan SMA di Kampung Julukoma, Distrik Bioga pada 8 April 2021.

Ia juga terlibat aksi pembunuhan 4 Juni 2021 di Kampung Niporolome, Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan lima warga meninggal di antaranya Kepala Kampung Niporolome Patianus Kogoya, Petena Murib (perempuan), dan Nelius Kogoya.

Komentar

Berita Terkait