facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan Imigran Rohingya Melarikan Diri dari Rumah Penampungan Pekanbaru

Eko Faizin Rabu, 25 Mei 2022 | 18:55 WIB

Puluhan Imigran Rohingya Melarikan Diri dari Rumah Penampungan Pekanbaru
Ilustrasi-Ratusan Pengungsi Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh. [Antara]

Ia menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan di lokasi ada sebanyak 26 pengungsi terdiri dari 15 pria dan 11 wanita yang kabur.

SuaraRiau.id - Puluhan pengungsi Rohingya kabur dari rumah penampungan di Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.

Kepala Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Pekanbaru, Yanto Ardianto membenarkan perihal 26 pengungsi yang melarikan diri dari rumah penampungan.

“Benar warga Rohingya ada yang kabur, saya dapat informasi pada tanggal 24 Mei, dari Kanit Intel Polresta Pekanbaru,” kata Yanto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (25/5/2022).

Ia menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan di lokasi ada sebanyak 26 pengungsi terdiri dari 15 pria dan 11 wanita yang kabur.

“Untuk kronologis kaburnya kita tanyakan pada pengungsi di sana, mereka juga tidak tahu. Kita cek nomor telepon yang mereka punya sudah tidak aktif,” jelas Yanto.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa terkait cara imigran Rohingya tersebut kabur pihak Rudenim hingga kini belum mengetahui kronologisnya.

“Sesuai tugas dan fungsi kita hanya melakulan pengawasan secara administrasi,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 119 pengungsi Rohingya dari Aceh tiba di Kota Pekanbaru.

Sejumlah pengungsi Rohingnya tiba di tempat pengungsian di Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.

Mereka direlokasi dari Aceh oleh tim gabungnan dari IOM UNHCR. Pemindahan tersebut dilakukan secara bertahan sejak Rabu, direlokasi melalui jalur penerbangan.

Para pengungsi ditempatkan di gedung yang memiliki dua lantai dengan jumlah 60 kamar. Terlihat ada petugas yang berjaga di tempat pengungsian.

Sebanyak 119 pengungsi Rohingya tersebut tiba secara bertahap. Pemindahan dilakukan karena pengungsi di Aceh ditempatkan di tenda-tenda dan dipindahkan ke Kota Pekanbaru.

Komentar

Berita Terkait