facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penumpang Pesawat Sudah Vaksin Kedua Tak Wajib Tunjukkan Hasil Tes Antigen-PCR

Eko Faizin Rabu, 18 Mei 2022 | 17:47 WIB

Penumpang Pesawat Sudah Vaksin Kedua Tak Wajib Tunjukkan Hasil Tes Antigen-PCR
Penumpang di ruang tunggu Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (11/5/2022). [ANTARA/Humas Bandara Lombok)

AP II selaku pengelola 20 bandara optimis lalu lintas penerbangan akan semakin bergairah menuju kondisi sebelum adanya pandemi.

SuaraRiau.id - Pemerintah Indonesia resmi melakukan pelonggaran terhadap protokol kesehatan (prokes) masyarakat terkait pencegahan Covid-19.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa bandara kelolaan AP II menerapkan Surat Edaran Kemenhub Nomor 56/2022 dan Nomor 58/2022.

"Penanganan pandemi Covid-19 semakin baik yang didukung program vaksinasi nasional, sehingga masyarakat dapat kembali melakukan berbagai aktivitas termasuk melakukan perjalanan jauh untuk keperluan bisnis atau berlibur," kata Muhammad Awaluddin dikutip dari Antara, Rabu (18/5/2022).

Awaluddin menjelaskan SE Kemenhub Nomor 56 Tahun 2022 di antaranya berisi ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sementara itu, SE Nomor 58 Tahun 2022 di antaranya menyatakan bahwa penumpang internasional yang datang ke pintu masuk Indonesia dapat menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Sejalan dengan hal ini, AP II selaku pengelola 20 bandara optimis lalu lintas penerbangan akan semakin bergairah menuju kondisi sebelum adanya pandemi.

"AP II menyambut baik relaksasi peraturan perjalanan, dan sejalan dengan hal tersebut kami tetap menerapkan peraturan yang masih diberlakukan seperti ketentuan menjaga jarak, menghindari kerumunan serta melakukan disinfektan di berbagai fasilitas," ujarnya.

Jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II dapat melebihi target yang ditetapkan pada awal tahun ini seiring dengan relaksasi peraturan perjalanan dengan pesawat.

AP II memproyeksikan lalu lintas penerbangan meningkat hingga akhir tahun dengan jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara secara kumulatif dapat mencapai 45 juta orang, atau lebih tinggi sekitar 10 persen dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada awal tahun yakni sekitar 41 juta orang.

Selain itu, pergerakan pesawat juga akan meningkat mendekati kondisi normal sebelum pandemi.

Komentar

Berita Terkait