Bapak-bapak itu mengaku sebelumnya melakukan aksinya di Marpoyan. Pelaku nekat minta sumbangan secara paksa berdalih untuk menghidupi anak-anaknya.
Usai ditangkap, pria yabg tak diketahui namanya itupun meminta maaf kepada seluruh warga.
Selain menangkap pelaku, warga juga mengamankan 'proposal sumbangan' dengan kop mengatasnamakan PP Tampan dan daftar orang yang sudah menyumbang.
Unggahan tersebut seperti biasa diserbu komentar warganet. Ternyata ada juga oknum yang mengatasnamakan ormas PP meminta-minta uang secara paksa.
"Di jalan durian juga banyak yg mengatasnamakan PP untuk minta uang dari pedagang2. Perlu dicek lagi kebenarannya," kata warganet.
"Bapak itu sering datang ke BK Panam minta sumbangan ceunah, tapi selalu dikasih," ungkap akun lain.
"Nah ini bapak yg sering datang ke kantor kami malakin dg alasan dr pemuda Pancasila...setiap bulan datang kekantor mana maksa," sahut netizen.
"Tujuan bapak ini mulia sebenarnya, menafkahi keluarganya, cuma caranya saja yang salah, mungkin bapak ini gak ada niatan melakukan ini cuma mungkin karena himpitan ekonomi dan sulitnya mencari kerjaan di zaman pasca korona ini, beliau melakukan hal ini. Semoga dengan viralnya bapak ini, ada orang yang butuh tenaga kerja bisa memperkerjakan bapak ini sehingga beliau bisa menghidupi keluarganya dengan halal dan layak," ujar sebuah akun.
Ada juga warganet yang memberitahu bahwa pelaku pungli tersebut diamankan saat meminta sumbangan kepada warga yang kebetulan anggota kepolisian.
"Ini yg kmren sore..di sebelah rumah kaka² aq,kebetulan si bapak tukang palak salah tempt pungli..bapak yg di punglinya ternyata polisi," jelas warga maya.