DPP IKAPPI Sebut Ada Tiga Fase Kenaikan Sembako Jelang Ramadhan, Minta Pemerintah Sediakan Stok

Harga bahan pokok diperkirakan naik menjelang bulan suci Ramadhan.

Eliza Gusmeri
Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:40 WIB
DPP IKAPPI Sebut Ada Tiga Fase Kenaikan Sembako Jelang Ramadhan, Minta Pemerintah Sediakan Stok
Ilustrasi sembako di pasar. [KlikKaltim.com]

SuaraRiau.id - Harga bahan pokok diperkirakan naik menjelang bulan suci Ramadhan. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) ingatkan akan ada tahapan kenaikan permintaan yang berimbas ke harga.

Wasekjen Kajian Penelitan & Pengembangan DPP IKAPPI Putri Bilanova mengatakan, fase pertama, biasanya terjadi pada 3 hari sampai dengan 1 minggu menjelang Ramadan.

"Hal ini terjadi karena banyaknya permintaan dari masyarakat yang cukup tinggi. Kita memiliki masyarakat yang turun-temurun berbudaya dalam menyambut awal Ramadan menyajikan makanan-makanan istimewa," ujar Putri dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (25/3/2022).

Putri berharap dalam fase pertama ini, pemerintah dapat menjaga pasok bahan-bahan yang ada di pasar dapat tersedia dan distribusi dijaga dengan baik serta produksi dapat diperbaiki.

Baca Juga:Ini 4 Cara Mengatasi Maag saat Puasa, agar Tidak Kambuh dan Ibadah Tetap Nyaman

Sementara, fase kedua akan terjadi 7 hari sampai 3 hari menjelang Idulfitri. Menurutnya, dalam waktu transisi fase pertama dan kedua, terjadi penurunan permintaan di waktu pertengahan Ramadan lalu melonjak tinggi di penghujung Ramadan menuju ke Hari Raya Idulfitri.

"Biasanya pedagang dan masyarakat mempersiapkan beragam macam hidangan pada Hari Raya, permintaan pun akan melonjak tinggi," ujarnya.

Dalam fase ini diharapkan semua pihak dapat menjaga pasokan dan distribusi tetap aman dan lancar. Pasalnya, pada fase ini biasanya banyak terjadi kendala di distribusi karena beberapa komoditas harus terganggu dengan adanya arus mudik Lebaran.

Lanjutnya, untuk fase ketiga atau fase akhir Ramadan akan terjadi setelah Idulfitri atau dua sampai tiga hari setelah Lebaran. Pada saat itu, ada banyak komoditas tidak dapat ditemui di pasar tradisional karena banyaknya pedagang yang masih mudik dan tidak memiliki stok.


"Fase ini juga rawan. Kami berharap pemerintah juga mengantisipasi fase ini agar masyarakat bisa tersenyum dan lancar menjalankan Ramadan dan Idulfitri tahun 2022," tutupnya.

Baca Juga:Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Tata Cara yang Perlu Diperhatikan, Jangan Sembarangan Nyekar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini