"Di sini rumahnya juga, keluarganya juga ada yang di sini. Kata istri saya, beliau dimakamkan di Bambu Apus Jakarta. Terakhir tahun lalu ketemu, saat saya menikahkan putri saya, beliau datang. Saya teman dekat sekali," katanya.
Ketua RT 002/RW 01 Syahroni membenarkan pemakaman mendiang dilakukan di kediaman yang berlokasi di Bambu Apus, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
"Saya dapat info dari Bang Joni, orang terdekat keluarga almarhumah, tadi jam 07.40 WIB dibawa dari rumah sakit ke Lubang Buaya, bukan di sini," katanya.
Diketahui artis senior yang dikenal dekat dengan enam presiden mulai dari Soeharto hingga Joko Widodo itu dikabarkan meninggal dunia pada Rabu ini pukul 07.30 WIB setelah menjalani perawatan selama tiga pekan di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta akibat Covid-19.
Pemilik nama asli Dedi Yuliardi Ashadi itu meninggal dunia di usia 58 tahun. Sebelum meninggal dunia, Dorce memiliki riwayat sakit bahkan sempat tidak sadarkan diri di ruang ICU. Dia juga mengidap penyakit batu ginjal hingga gula darah. (Antara)
Disalatkan sebagai laki-laki
Jenazah artis senior Dorce Gamalama disalatkan sebagai laki-laki dan tidak diturunkan dari mobil jenazah di Masjid Al Hayyu, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu sekitar pukul 14.00 WIB.
Kerabat Dorce Gamalama, Ustadz Anan Muhajirin, yang bertindak sebagai imam salat jenazah mengatakan, hal tersebut berdasarkan hasil musyawarah bersama pihak keluarga. "Hasil musyawarah semuanya. jenazah disalatkan sebagai laki-laki," kata Anan Muhajirin di Jakarta, Rabu.
Puluhan warga ikut menyalatkan jenazah Dorce Gamalama dari dalam masjid, sementara jenazah tetap berada di mobil ambulans karena protokol COVID-19.
Usai disalatkan, jenazah Dorce Gamalama langsung dibawa menuju ke TPU Bantar Jati, Cipayung, Jakarta Timur, untuk dimakamkan.
Diketahui, Dorce Gamalama lahir dengan nama asli Dedi Yuliardi di Solok, Sumatera Barat, pada 21 Juli 1963. Ibunya bernama Dalifah, seorang pedagang beras berdarah Minang, sedangkan ayahnya bernama Achmad, seniman sekaligus tentara berdarah Arab-Binjai.