alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Doddy Takut Donasi Gala Ganggu Stabilitas Negara, Publik: Ngakak se-Indonesia

Eko Faizin Kamis, 06 Januari 2022 | 08:02 WIB

Doddy Takut Donasi Gala Ganggu Stabilitas Negara, Publik: Ngakak se-Indonesia
Ayah Vanessa Angel, Doddy Sudrajat saat jumpa pers di Kantor Komnas Perlindungan Anak, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (24/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bahkan, Doddy Sudrajat takut uang donasi dipakai membeli barang haram dan mengganggu kestabilan negara.

SuaraRiau.id - Donasi rumah Gala ternyata masih dipermasalahkan ayah Vanessa Angel, Doddy Sudrajat. Rupanya, ia takut hasil donasi tersebut dipakai untuk hal yang tidak-tidak.

Bahkan, Doddy Sudrajat takut uang donasi dipakai membeli barang haram dan mengganggu kestabilan negara sehingga harus dikembalikan.

Pernyataan tersebut disampaikan pengacara Doddy Sudrajat, Djamaludin Koedoeboen yang kemudian viral di media sosial TikTok dan Instagram.

Doddy Sudrajat Takut Donasi Gala Ganggu Stabilitas Negara. (TikTok)
Doddy Sudrajat Takut Donasi Gala Ganggu Stabilitas Negara. (TikTok)

"Karena dikhawatirkan jangan sampai dari donasi ini, ya kita enggak tahu ya, kita enggak menuduh siapapun. Tapi bisa saja kemudian dari donasi ini bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang pada intinya nanti akan menimbulkan masalah baru," kata Djamaludin dikutip dari MataMata.com, Selasa (4/1/2022).

Ia mencontohkan sejumlah masalah yang bisa terjadi dari uang hasil donasi untuk membeli rumah Gala.

Djamaludin lalu mengungkapkan bahwa uang itu bisa disalahgunakan untuk membeli barang haram sampai mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

"Misalnya untuk membeli barang haram ataukah membiayai sebuah gerakan-gerakan yang pada akhirnya bisa menganggu stabilitas dan keamanan negara," sebutnya.

Lebih lanjut, Djamaludin menyebut jika penggalangan donasi rumah Gala itu sempat menggunakan rekening pribadi. Ia juga mengatakan yayasan Gala tersebut belum memiliki izin dari Kementerian Sosial.

"Yang kami ketahui, dari awal penggalangan dana ini (rekening) atas nama pribadi. Bahkan kami duga dari uang yang disimpan ke rekening itu, sempat dipindahkan ke rekening yang lain lagi secara pribadi," ujar Djamaludin.

"Setelah itu baru masuk ke yayasan. Yayasan ini yang kami ketahui belum memiliki izin dari Kementerian Sosial," lanjutnya.

Komentar

Berita Terkait