Jasad Nelayan di Batam Ditemukan Tak Utuh, Diduga Diterkam Buaya

Jasad korban saat ditemukan sudah tidak utuh, bagian bawah tubuhnya sudah hilang diduga diterkam buaya.

Eko Faizin
Selasa, 21 Desember 2021 | 20:32 WIB
Jasad Nelayan di Batam Ditemukan Tak Utuh, Diduga Diterkam Buaya
Ilustrasi buaya. Antara/Mohamad Hamzah]

SuaraRiau.id - Nasib nahas menimpa seorang nelayan di Pulau Jaloh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (20/12/2021).

Warga bernama Jati bin Gawang (70) itu tewas diduga diterkam buaya saat mencari kayu di sungai depan kampungnya.

Jasad korban saat ditemukan sudah tidak utuh, bagian bawah tubuhnya sudah hilang diduga diterkam buaya.

Korban ditemukan warga kampung Jaloh setelah tak kunjung pulang saat izin ke keluarga mencari kayu.

Camat Bulang, Nasrun membenarkan kejadian itu. Dia bahkan mengaku hari ini, Selasa (21/12/2021) sudah pergi ke kediaman Jati.

“Iya benar, saya baru saja balik melayat dari sana. Almarhum sudah dikuburkan,” katanya saat dihubungi Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (21/20/2021).

Nasrun juga membenarkan bahwa warganya itu ditemukan meninggal dunia oleh warga dan keluarganya, usai tidak pulang-pulang saat mencari kayu di Sungai Gading tidak jauh dari kampungnya.

“Diprediksi oleh masyarakat di sana memang dimakan buaya, menurut informasi masyarakat, memang di pulau itu zaman dahulu ada buaya,” ucapnya.

Menurut Nasrun dari cerita masyarakat di sana, kejadian ini baru kali pertama terjadi manusia diterkam buaya di kampung itu.

Masyarakat bahkan tidak menyadari kalau ada buaya di sana, karena baru ini terjadi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini