SuaraRiau.id - Selebgram Taqy Malik kembali menjadi sorotan. Bukan soal polemik ayahnya, melainkan terkait tuduhan penggelapan dana calon jamaah umrah di Taqychan Travel.
Terkait tuduhan tersebut, akhirnya pihak travel milik Taqy Malik itu angkat suara. Executive Direktur Operasional Taqychan Travel, Wisnu Wibowo menjelaskan bahwa jamaah yang terdaftar pada Maret 2020 masih belum bisa berangkat karena situasi pandemi yang melanda dunia.
“Jamaah yang tertunda di Maret tahun lalu harusnya berangkat di Maret akhir, tapi karena pertengahan sudah pandemi dan umrah dilarang berangkat, kita tunda menunggu situasi membaik,” kata Wisnu dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (15/9/2021).
Ia juga menyebut terkait netizen yang berkomentar di akun Instagram @taqychantravel dengan mengaku bahwa kesulitan meminta uangnya kembali alias refund.
Bahkan, selebriti Anwar BAB pun turut berkomentar dengan nada serupa.
Menurutnya, warganet yang berkomentar tersebut adalah jamaah yang tidak update info bahwa travel milik Taqy Malik itu sempat berhenti operasional.
“Untuk kesulitan mungkin ada beberapa jamaah yang tidak update info. Kami sempat berhenti operasional termasuk mungkin travel umrah lain. Namun, bagi yang ingin refund karena kondisi tidak menentu, tetap di proses, karena hal-hal teknis memang ada beberapa yang memerlukan waktu dan alhamdulillah sebagian atau hampir keseluruhan yang refund sudah diselesaikan bahkan oleh Ustaz Taqy sendiri sebagai komisaris,” jelas Wisnu.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa Taqy hanya sebagai komisaris. Jadi sebenarnya ia tidak terlibat langsung dalam urusan operasional.
“Tentang Travel umrah nya, Ustaz Taqy sebagai komisaris, jadi tidak terlibat langsung operasional,” ujar Wisnu.
Perlu diketahui bahwa jumlah jamaah yang tertunda berangkat pada Maret 2020 berjumlah 71 orang. Wisnu menyebut pada Rabu (15/9/2021) sudah ada 56 calon jamaah yang dananya dikembalikan.
- 1
- 2