Sentil Menag Yaqut soal Populisme Islam, Warganet Beri Tanggapan Menohok

Menurutnya, penganut populime Islam ini akan memusuhi dan memerangi siapapun yang berbeda keyakinan dengan mereka.

Eko Faizin
Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:15 WIB
Sentil Menag Yaqut soal Populisme Islam, Warganet Beri Tanggapan Menohok
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. [dokumentasi Kemenag]

SuaraRiau.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut kembali menjadi sorotan usai pernyataannya beberapa waktu lalu yang menyebut bahwa ia tak ingin populisme Islam berkembang luas.

Gus Yaqut kala itu menjelaskan bahwa populisme Islam berarti bahwa ada yang berusaha menggiring agama menjadi norma konflik.

Menurutnya, penganut populime Islam ini akan memusuhi dan memerangi siapapun yang berbeda keyakinan dengan mereka.

Pernyataan Menag Yaqut kemudian mendapat respons beragam dari netizen, bahkan ada dari mereka yang sampai mengecam Gus Yaqut dan juga menyebutnya menteri agama dajjal.

Tanggapan netizen tersebut disampaikan dalam kolom komentar akun @DidienAZHAR yang memuat pemberitaan soal pernyataan Gus Yaqut itu.

“Mentri agama dajjal, semoga Allah melaknat dirimu,” kata Sofyan_Hamid, Rabu (18/8/2021) dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.

Tak hanya itu, ada pula beberapa netizen yang mempertanyakan kualitas pemahaman agama dan bahkan kepercayaan Menag Yaqut.

“Apa keyakinan org ini sebenarnya? Jenis-jenis seperti ini justru punya potensi memancing perpecahan anak bangsa. Dengan mindset ala kadarnya, apa yang ada di benaknya? Dari satu org ini saja, ada kekawatiran ke arah mana ini semua bermuara? Hidden agendakah?” kata Joezenzie.

“Kalau lihat dari latarbelakangnya, ada kecenderungan ini menteri pemahaman dan iman Islamnya perlu dipertanyakan. atau memang kata-katanya atas pesanan demi jabatan,” kata UmaraLims.

“Mendingan Syahadat Ulang,” kata Kifli_andy.

Sebelumnya, Menag Yaqut menyoroti bahwa belakangan ini, populisme Islam mulai berkembang di Indonesia dalam sebuah acara webinar lintas agama yang diselenggarakan pada Minggu, 27 Desember 2020 silam.

Dirinya ketika itu mengungkapkan bahwa populisme Islam berarti bahwa ada yang berusaha menggiring agama menjadi norma konflik.

“Dan saya tidak ingin, kita semua, tentu saja tidak ingin populisme islam ini berkembang luas sehingga kita kewalahan memeranginya,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, kata Yaqut, dalam pidato pertamanya sebagai Menag, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untul menjadikan agama sebagai sumber inspirasi dan bukan aspirasi.

“Karena aspirasi agama ini, kalau salah-salah orang bisa berbahaya,” ujar Ketua GP Ansor tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini