Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

DLHK akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap di Pekanbaru.

Eko Faizin
Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB
Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla
Kabut asap tampak menyelimuti Jalan HR Soebrantas Panam, Pekanbaru, Kamis (17/9/2026) pagi. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menutup sementara sejumlah ruang terbuka hijau di Pekanbaru pada Rabu, 16 September 2026.
  • Penutupan dilakukan karena kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran hutan untuk melindungi anak-anak dan kelompok rentan dari polusi.
  • Pemerintah mengimbau warga mengurangi aktivitas luar ruangan, memakai masker, dan segera melaporkan potensi pembakaran lahan kepada pihak berwenang.

SuaraRiau.id - Sejumlah taman kota dan ruang terbuka hijau (RTH) di Pekanbaru ditutup sementara imbas kualitas udara yang memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menyatakan penutupan lokasi tersebut demi mengurangi risiko paparan polusi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi menyusul kondisi udara yang dinilai tidak sehat.

"Terutama, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi anak-anak dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan," katanya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (16/9/2026).

Dua RTH yang ditutup yakni RTH Putri Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman dan RTH Tunjuk Ajar Integritas di kawasan Jalan Ahmad Yani-Jalan Riau.

Penutupan juga diberlakukan terhadap sejumlah taman kota lainnya. Penutupan RTH dan taman kota tersebut bersifat sementara.

DLHK akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap di Pekanbaru.

Reza mengungkapkan, kondisi kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko masyarakat terpapar polutan.

Karena itu, aktivitas di ruang terbuka perlu dikurangi hingga kondisi udara kembali berada pada tingkat yang lebih aman.

RTH dan taman kota akan kembali dibuka setelah kondisi udara dinilai cukup aman bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas di ruang terbuka.

"Di tengah memburuknya kualitas udara, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan polutan," jelasnya.

Menurut Reza, DLHK juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memicu dan memperluas karhutla.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Reza menegaskan, pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan. Kebijakan penutupan RTH dan taman kota akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi udara di Pekanbaru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini