SuaraRiau.id - Siapa yang tak kenal jengkol, makanan yang mempunyai bau khas dan bisa dibilang menyengat. Tanaman yang punya nama latin Archindendron pauciflorum ini, ternyata punya penggemar.
Bagi orang Indonesia, jengkol dapat diolah dalam beragam menu makanan. Mulai dari keripik, semur, gulai, atau lainnya.
Selain bisa diolah dengan berbagai macam masakan, jengkol ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan, antara lain untuk terapi sakit jantung.
Berikut ini, tips memasak jengkol tidak berbau dan lebih empuk:
Rebus dengan daun jambu biji
Menghilangkan bau jengkol dengan daun jambu biji sangatlah mudah. Setelah selesai direbus, air bekas rebusan dan daun jambu buji bisa dibuang.
Alternatif ini cukup efektif untuk menghilangkan bau pada jengkol. Sebelum diberikan bumbu, jengkol dapat dipipihkan terlebih dahulu. Tujuannya agar bumbu cepat meresap dan olahan jengkol terasa lebih nikmat.
Rebus dengan daun salam
Cara memasak jengkol agar tidak bau selanjutnya yaitu merebus jengkol dengan daun salam. Hal ini merupakan yang paling umum dilakukan. Menambahkan daun salam tidak hanya mengurangi rasa pahit, melainkan dapat menghilangkan bau yang tajam pada jengkol.
Rendam dengan air es
Untuk menghilangkan bau jengkol, bisa direndam dengan air es selama semalam. Cara ini diyakini bahwa dapat menghilangkan bau dan menetralisir rasanya.
Rebus dengan daun jeruk purut
Merebus jengkol dengan daun jeruk purut dapat menghilangkan bau jengkol dengan cara masukan beberapa lembar daun jeruk purut, iris-iris, dan kemudian rebus dengan jengkol.
Rendam dengan cucian air beras
Yang terakhir adalah merendam jengkol dengan cucian air beras. Jadi setelah mencuci beras, air cucian beras dapat menghilangkan bau jengkol jika direndam semalaman.