Yahya Waloni Klaim PPKM Hanya Strategi Komunis, Ajak Umat Bersatu

Menurut Yahya Waloni, kebijakan tersebut hanya semata-mata senjata politik saja.

Eko Faizin
Rabu, 14 Juli 2021 | 19:39 WIB
Yahya Waloni Klaim PPKM Hanya Strategi Komunis, Ajak Umat Bersatu
Tangkapan Pendakwah Yahya Waloni. [YouTube/An-Najah T]

SuaraRiau.id - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali hingga kini masih berlangsung.

Bahkan ada wacana pemerintah yang bakal memperpanjang kebijakan itu hingga 6 minggu.

Penerapan PPKM Darurat pun mengundang pro dan kontra di masyarakat. Salah satu yang menanggapi kebijakan pembatasan aktivitas warga ini adalah Ustaz Yahya Waloni.

Penceramah kontroversional itu berpendapat bahwa kebijakan itu sangat melukai serta mencederai umat Islam mengingat pada hari besar Islam Idul Adha akan diberlakukan PPKM.

“Kita semua tahu tanggal 20 Juli adalah pelaksanaan hari besar Islam, untuk peringati hari raya kurban Idul Adha,” ujar Yahya Waloni, dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Rabu (14/7/2021).

Lebih jauh, dirinya menilai bahwa setiap kali hari besar Islam, pemerintah selalu berdalih dengan alasan Covid-19 menjelang perayaan tersebut.

“Ini mengapa tiap pelaksanaaan besar Islam selalu dikopat-kopitkan,” tutur dia.

Menurut Yahya Waloni, kebijakan tersebut hanya semata-mata senjata politik saja.

“PPKM Jawa-Bali ini cuma senjata politik, kalau kita lihat dari analisis politik, penduduk terbesar Indonesia itu di Pulau Jawa. Dan umat Islam juga besar di Jawa,” terangnya

“Nah, jangan sampai mereka bisa mengukur kekuatan muslim di RI. Sebab kalau Pulau Jawa dan Bali sudah bisa dipetakan, maka Insya Allah akan mudah bagi mereka menguasai Indonesia.” sambungnya.

Yahya Waloni bahkan menilai bahwa kebijakan ini juga merupakan strategi Komunis untuk mengukur persatuan dan kesatuan Umat Islam.

“Karena yang paling ditakuti Komunis adalah persatuan Umat Islam,” tegasnya.

“Apakah kalian berdiam diri lihat agama kalian diganggu? Kata Buya Hamka, barang siapa berdiam diri agamanya diganggu gantilah pakaianmu dengan kain kafan, lebih baik mati saja.” tuturnya.

Yahya Waloni pun mengajak umat Islam agar merapatkan barisan dan bersatu untuk melawan pemecah belah umat Islam.

“Mari rapatkan barisan kita bela agama ini. Dunia tak akan selamatkan kita, hanya iman dan amal soleh yang selamatkan kita. Ingat, jangan kamu taat pada perintah-perintah orang kafir,” pesan Yahya Waloni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini