alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibuka Senin 28 Juni, Ini Link PPDB Riau Tingkat SMA/SMK

Eko Faizin Minggu, 27 Juni 2021 | 13:28 WIB

Dibuka Senin 28 Juni, Ini Link PPDB Riau Tingkat SMA/SMK
Ilustrasi penerimaan siswa baru. [Antara/FB Anggoro]

Para calon wali murid bisa mengakses pendaftaran melalui halaman https://ppdb2021.riau.go.id/.

SuaraRiau.id - Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Riau tingkat SMA/SMK 2021 akhirnya dibuka pada besok Senin (28/6/2021) setelah sempat mengalami penundaan.

Penerimaan siswa baru tingkat SMA/SMK sebelumnya terkendala teknis dan kemudian mendapat bantuan IT dari dua kampus di Riau.

Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan telah memberikan sosialisasi kepada guru, kepala sekolah, penyelenggaran PPDB Riau, serta memberikan pengenalan kepada masyarakat.

"Hari ini kita melakukan sosialisasi sekaligus lounching halaman PPDB. Agaar masyarakat paham tentang pelaksanaan PPBD ini. Ya saya pikir tidak sulit, karena memang pelaksanaannya melalui online," kata Syamsuar kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com pada Sabtu (26/6/2021).

Ia juga menjelaskan langkah sosialisasi ini diberikan agar masyarakat tidak bingung dalam mengakses halaman PPDB Online Provinsi Riau nantinya.

Para calon wali murid bisa mengakses pendaftaran melalui halaman https://ppdb2021.riau.go.id/.

Lebih lanjut, Syamsuar mengatakan bahwa memang ada kemungkinan nanti untuk di daerah terpencil atau daerah yang akses internetnya tidak kuat sinyal. Bisa saja terganggu.

"Yang sulit kemungkinan nanti di daerah terpencil, karena ada juga daerah kita ini yang masih ada blank (terganggu). Nah ini saya minta agar nanti Dinas Pendidikan, nanti pelaksanaannya diperhatikan,"ujarnya.

Syamsuar menuturkan untuk daerah kota besar dengan jumlah penduduk dan peserta yang mendaftar pastinya banyak.

"Terutama daerah kepulauan, daerah terpencil yang kemungkinan masih banyak yang blank (terganggu). Tapi yang jadi masalah selalu di kota besar, terutama jumlah penduduknya banyak," ungkapnya.

Apalagi, menurutnya ketidakseimbangan antara jumlah ketersedian sekolah dengan jumlah pendaftar.

"Misalnya Kota Pekanbaru, Duri, ada daerah tertentu dengan jumlah anak dan ketersedian sekolah yang tidak seimbang. Mudah-mudahan PPDB ini dapat berjalan dengan baik," ujar dia.

Komentar

Berita Terkait