alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ustaz Abdul Somad Bangun Rumah Quran Gratis di Kampar Riau

Eko Faizin Minggu, 13 Juni 2021 | 19:00 WIB

Ustaz Abdul Somad Bangun Rumah Quran Gratis di Kampar Riau
Ustaz Abdul Somad dengan istrinya Fatimah Az Zahra Salim Barabud. [Instagram]

Namun, niat baik itu dilancarkan Allah dengan menikahnya UAS dengan Fatimah Az Zahra.

SuaraRiau.id - Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) mendirikan Rumah Quran di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Menurut penuturan salah satu sahabat UAS, Hendriyanto bahwa di beberapa tempat tausiyah, UAS selalu didatangi jamaah dan beberapa mewakafkan rumah atau tanah untuk rumah quran.

"Ini dasar awal ide membuat Rumah Quran itu, untuk mencetak kader siap sebagai pendidik dan leader berbasis Alquran," katanya pada Kamis (10/6/2021) seperti yang dikutip dari Antara.

Di sisi lain ada kesulitan dalam pengelolaannya karena kurang tenaga hafizh dan hafizhah.

Namun, niat baik itu dilancarkan Allah dengan menikahnya UAS dengan Fatimah Az Zahra, alumni pesantren tahfizh Al-Muqaddasah Ponorogo di Jawa Timur.

Tahun ini, Rumah Quran yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Hj Rohana itu telah menerima lebih kurang 20 santriyah (santri putri), khusus tahfizh Quran, dan semuanya gratis alias tidak dipungut biaya.

“Pendirian Rumah Quran yang Gratis ini juga sebagai bentuk bakti kepada ibunda Hj Rohana, agar menjadi amal jariyah,” jelas Hendri.

Ia menjelaskan bahwa Yayasan Pendidikan Hj Rohana berdiri dengan nomor akta 5020092614102528.

Sementara, rekening Yayasan tercatat di Bank BNI Syariah dengan nomor rekening 7677777656 atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana.

Disampaikan Hendri, UAS mengajak masyarakat untuk mensosialisasikan pendirian rumah quran. Bahkan turut menggalakkan para pejabat mendirikan rumah quran.

"Selama menjabat sudah berapa rumah quran dibuat? Karena itulah yang akan menjadi bekal di akhirat kelak,” tegasnya.

Keberadaan rumah quran itu, jelas Hendri, bukan saja sarana tahfizh yakni menghapal quran, tapi juga untuk tahsin, yakni memperbaiki bacaan quran bagi warga sekeliling pondok.

“Dari rumah quran ini juga bisa menghidupkan maghrib mengaji bagi anak-anak sekitar. Juga bisa menjadi media pendidikan umat dari dasar,” tutur dia. (Antara)

Komentar

Berita Terkait