alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kapten Kapal asal India yang Positif Covid-19 Dirawat di Pekanbaru

Eko Faizin Kamis, 06 Mei 2021 | 15:33 WIB

Kapten Kapal asal India yang Positif Covid-19 Dirawat di Pekanbaru
Polres Dumai mengevakuasi seorang kapten kapal warga India dengan status konfirmasi positif Covid-19, Minggu (2/5/2021). [Ist]

Kapten kapal India itu telah dinyatakn positif dengan gejala berat.

SuaraRiau.id - Kapten Kapal Motor berbendera India MT ARK Progress, JRM (64) seorang warga India dinyatakan Positif Covid-19. Tak hanya itu, belakangan 4 anak buah kapal (ABK) tersebut juga positif.

Kapten kapal India itu telah dinyatakn positif dengan gejala berat.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira Sik MH menyatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak kesehatan Pelabuhan untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit.

Diketahui, kapal MT ARK Progress asal India tersebut berada di Perairan Laut Dumai untuk proses pemuatan di Dermaga PT Energi Unggul Persada.

“Kami koordinasikan, ternyata Ruangan Isolasi Pasien Positif Covid-19 di RSUD Kota Dumai telah penuh sehingga kita lakukan evakuasi ke salah satu RS di Pekanbaru pada Minggu 2 Mei 2021 yang lalu dengan pengawalan ketat,” ujar Ananta dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (6/5/2021).

Lebih lanjut, Ananta mengatakan pihaknya sejak awal intens melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai dan Dinas Kesehatan Kota Dumai untuk evakuasi WNA asal India yang terpapar Covid-19.

Sebagaimana aturan, pemantauan dan penanganan keluar masuknya kapal dipelabuhan Dumai menggunakan standar internasional.

Sebelumnya, awak kapal MT ARK Progress diketahui positif Covid-19, saat kapal yang akan masuk pelabuhan masih di perairan di luar area pelabuhan. Petugas kesehatan pelabuhan melakukan pengecekan terhadap seluruh awak kapal.

Dengan menggunakan kapal tunda petugas naik keatas kapal dan melakukan standar pengecekan terhadap seluruh awak kapal sebanyak 21 orang menggunakan swap antigen dan didapatkan 1 orang reaktif yakni kapten kapal.

Disampaikan Ananta, sesuai standar pemeriksaan yg reaktif dilanjutkan dengan pemeriksaan swap PCR dengan hasil positif dan kapal diperintahkan berhenti dan dikarantina dengan dinaikan bendera kuning.

Komentar

Berita Terkait