alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemprov Kepri Resmi Larang Warganya Mudik Lokal 6-17 Mei 2021

Eko Faizin Rabu, 05 Mei 2021 | 08:05 WIB

Pemprov Kepri Resmi Larang Warganya Mudik Lokal 6-17 Mei 2021
Puluhan PMI dari Malaysia mengantre saat hendak masuk ke Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kepulauan Riau, Sabtu (1/5/2021). (ANTARA/Naim)

Selain itu, pemerintah juga melarang perjalanan lintas provinsi, serta perjalanan lintas negara pada 6-17 Mei 2021.

SuaraRiau.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi mengeluarkan larangan mudik lokal atau antarpulau mulai 6-17 Mei 2021 untuk mencegah penularan Covid-19.

Larangan tersebut sesuai dengan keputusan Surat Edaran Gubernur Kepri Nomor: 460/Set-STC19/V/2021 tertanggal 4 Mei 2021.

Surat edaran itu dibuat setelah Gubernur Kepri Ansar Ahmad rapat koordinasi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Tanjungpinang pada Selasa (4/5/2021).

Selain itu, sebagai klarifikasi informasi sebelumnya yang menyebutkan Gubernur Ansar Ahmad tidak melarang mudik lokal sebagai bentuk kearifan lokal.

"Kondisi tidak memungkinkan untuk mudik lokal karena penularan Covid-19 dalam sebulan terakhir, tinggi. Tentu pemerintah harus mengambil langkah-langkah preventif agar masyarakat tidak tertular Covid-19," kata Ansar dikutip dari Antara, Selasa (4/5/2021)

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah menambahkan poin penting dalam keputusan tersebut yakni peniadaan perjalanan orang untuk sementara waktu bagi masyarakat untuk perjalanan lintas kabupaten/kota dalam wilayah itu.

Selain itu, pemerintah juga melarang perjalanan lintas provinsi, serta perjalanan lintas negara pada 6-17 Mei 2021.

Namun peniadaan perjalanan orang sementara, dikecualikan bagi pelaku perjalanan orang dengan keperluan mendesak untuk kepentingan bekerja/perjalanan dinas, keperluan pengobatan, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Pelaku perjalanan orang untuk keperluan bisnis atau berdagang yang melaksanakan perjalanan orang lintas kabupaten/kota di dalam wilayah itu juga diperbolehkan.

Pelaku perjalanan orang dari dan ke wilayah aglomerasi darat Kepri meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dengan kewajiban melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Komentar

Berita Terkait