Karena itu, Hasto menekankan konstitusi sudah jelas bahwa impor berbanding terbalik dari perintah menyejahterakan rakyat, padahal bumi, alam dan segala isinya harus diolah sebaik-baiknya.
"Bagaimana untuk hal pangan seharusnya kita mampu berproduksi sendiri, 75 tahun merdeka masak kita harus bergantung terus-menerus pada impor," kata Hasto lagi.
Hasto juga memahami, meski PDI Perjuangan kritis soal impor beras, banyak yang menyebut PDIP partai pemerintah rasa oposisi.
"Yang disampaikan PDIP dalam konteks berdemokrasi yang sehat," tegas dia. (Antara)