“Kalau sedikit lebih teknis, selain satelit Palapa, Telkom, Nusantara, Satria milik Indonesia, banyak satelit-satelit mancanegara lainnya, seperti Asiasat, Measat, Intelsat, Insat, Chinasat, ABS, Optus, Apstar, JCSat, ST, Telstar, Thaicom, Koreasat, Express, Yamal bahkan juga Vinasat, Laosat dan sebagainya.” katanya.
“Makanya saya selalu sampaikan, kita bersyukur tinggal di Indonesia,” sambung Roy Suryo.
Terkait berapa kocek yang Roy Suryo keluarkan, ia enggan menyebut secara detail. Dia hanya memastikan pembelian hingga pemasangan parabola itu murni menggunakan biaya pribadi.
“Soal biaya, seperti biasa saya senyum saja, soalnya kan semua dipasang sendiri. Dan kalau soal (parabola yang) mahal dan tidak, saya sekali lagi (senyum) saja,” sebut pria bernama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo itu.