alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Inisiator Esemka ke Roy Suryo: Saya Dikorbankan Orang Tak Bertanggung Jawab

Eko Faizin Senin, 08 Februari 2021 | 16:56 WIB

Inisiator Esemka ke Roy Suryo: Saya Dikorbankan Orang Tak Bertanggung Jawab
Mobil Esemka. [Suara.com/Ari]

Menurut Sukiyat, ia memastikan ada sejumlah hal yang belum publik ketahui mengenai mobil buatan nasional tersebut.

SuaraRiau.id - Pakar Komunikasi dan Telematika, Roy Suryo baru-baru ini berbincang melalui aplikasi percakapan dengan inisiator mobil Esemka bernama Sukiyat.

Percakapan keduanya itu sempat diunggah Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya. Sukiyat yang merupakan inisiator Esemka mengatakan, usahanya melahirkan mobil nasional dirisak pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Menurut Sukiyat, ia memastikan ada sejumlah hal yang belum publik ketahui mengenai mobil buatan nasional tersebut.

“Betul, (saya) ini inisiator asli dan pemikir asli, tapi dikorbankan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Pak Roy Suryo lah saksi pertama kali yang mengetahui dan membawa (mobil Esemka) ke Jakarta,” tulis Sukiyat, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (8/2/2021).

Roy Suryo dan mobil Esemka. [Twitter/@KRMTRoySuryo2]
Roy Suryo dan mobil Esemka. [Twitter/@KRMTRoySuryo2]

Untuk diketahui, pada 2012 lalu, Roy Suryo memang pernah bertemu Sukiyat untuk menyaksikan langsung mobil Esemka sebelum diproduksi secara massal.

Bahkan, keduanya sempat berfoto di kendaraan yang diklaim buatan anak bangsa tersebut. Itulah mengapa, tak heran jika mereka punya hubungan yang terbilang dekat.

Pada pesan tersebut, Sukiyat juga menyampaikan rasa kecewanya terhadap pemerintah. Dia menilai, ada sejumlah sandiwara yang belakangan sedang dimainkan. Hal itu secara tak langsung membenarkan, bahwa ada nuansa politis di balik peluncuran unitnya.

“Apakah di Indonesia ini hanya ada sesuatu sandiwara saja dan orang-orang yang betul-betul memikirkan bangsa hanya dikorbankan dan dicampakkan begitu saja. Sifat kejujuran sudah tidak ada sama sekali!” katanya.

Bukan hanya itu, saking jengkelnya, Sukiyat melabeli pemimpin negara sebagai sosok yang gemar berpura-pura. Pria yang saat ini berusia 64 tahun itu menyebut, seandainya kebohongan serupa terus diulangi, maka jangan harap karya anak bangsa bisa mendunia.

“Negara hanya dipimpin badut-badut yang pandai bersandiwara, dan (negara) tidak jujur. Semua dicipta kondisi saja. Kalau begini, ini dilakukan terus menerus, bagaimana nasib bangsa ini?” tegas Sukiyat.

Komentar

Berita Terkait