Pada September 2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2021 yang semula ditargetkan berada di level antara 4,5 persen hingga 5,5 persen kini menjadi 5 persen.
Mungkin hasilnya akan cukup menggembirakan, meski tidak persis mencapai target, dengan catatan pandemi Covid-19 sudah lebih terkendali.
Dia menuturkan, hal lain yang mungkin terjadi pada tahun Kerbau Logam adalah hubungan rakyat dan pemerintah yang kurang harmonis, terkait sistem dan peraturan hukum.
"Seperti Omnibus Law dan Cipta Kerja, akan masih didemo orang." terang dia. (Antara)