9 Mitos Seputar Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

Nah, untuk membantu memisahkan fakta dari fiksi, berikut adalah rangkuman dari sejumlah sumber dan pakar kesehatan serta perawatan kulit.

Eko Faizin
Senin, 18 Januari 2021 | 16:41 WIB
9 Mitos Seputar Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui
Ilustrasi perawatan kulit wajah. (Shutterstock)

3. Kulit berminyak tidak butuh pelembab
Kulit berminyak masih bisa mengalami dehidrasi. Stacy Chimento, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di Riverchase Dermatology di Miami mengatakan pelembab berkontribusi pada produksi minyak yang berlebihan sebagai cara untuk mengkompensasi dehidrasi yang berlebihan.

Menggunakan pelembab secara teratur pada akhirnya dapat membuat kulit Anda tidak terlalu berminyak karena akan membantu menyeimbangkan produksi minyak. Kuncinya adalah memilih formula yang ringan dan bebas minyak.

4. Semakin tinggi SPF di tabir surya, semakin baik
Pertama dan terpenting adalah SPF hanya mengukur perlindungan produk terhadap sinar UVB, yang menyebabkan kulit terbakar.

Sebagai contoh, SPF 100 hanya memblokir 99 persen sinar UVB, sedangkan SPF 50 persen 98 persen dan SPF 30 96,7 persen.

Oleh karena itu, mengapa rekomendasi umum adalah tetap menggunakan rumus spektrum luas yang menghalangi sinar UVA dan UVB dengan setidaknya SPF 30.

Untuk mendapatkan perlindungan optimal, Anda harus mengoleskan tabir surya dalam jumlah yang memadai. Namun tidak salah juga jika Anda menggunakan SPF tinggi saat harus berada di bawah sinar matahari langsung dan tidak berencana untuk mengaplikasikan ulang.

5. Krim mata paling baik disimpan di lemari es
Danné Montague-King, penulis, ahli kimia botani, dan pendiri DMK Skincare, mengatakan suhu yang lebih dingin tidak memperpanjang masa simpan produk.

"Tubuh Anda juga secara alami 98,6 derajat dan ketika Anda mengoleskan krim dingin ke kulit, tubuh Anda akan langsung menghangatkannya," kata Dr King.

Suhu dingin memang dapat mebantu mengurangi pembengkakan kemerahan pada mata. Bila itu memang tujuan Anda, Montague-King menyarankan untuk menggunakan kompres dingin untuk membantu mengurangi pembengkakan tersebut. Penggunaan alat seperti roller-jade juga dapat digunakan untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di area mata.

6. Pori-pori bisa membuka dan menutup
Dr Chimento mengatakan pori-pori tidak membuka atau menutup seperti jendela. Yang dimaksud dengan jenis terminologi yang salah ini adalah pori-pori dapat melebar atau merenggang karena pengaruh usia, suhu dan genetika, ditambah lagi dengan tersumbatnya kotoran dan minyak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini