facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibubarkan Pemerintah, Kantor FPI Pekanbaru Mendadak Sunyi

Chandra Iswinarno Jum'at, 01 Januari 2021 | 17:21 WIB

Dibubarkan Pemerintah, Kantor FPI Pekanbaru Mendadak Sunyi
Bangunan yang sempat difungsikan sebagai kantor FPI Pekanbaru kini tak berpenghuni. [RAHMADI DWI/Riau Online]

Ketua RT 003, Afrizal mengatakan, bangunan itu sebelumnya berfungsi sebagai Kantor FPI Pekanbaru.

SuaraRiau.id - Atribut yang berada di Kantor FPI Kota Pekanbaru, Jalan Melur, Kecamatan Senapelan telah ditertibkan.

Hanya ada stiker di pintu Kantor FPI yang bertuliskan 'DPW FPI Pekanbaru, Berbagai Takjil'. Pagar kantor FPI tertutup rapat dengan dikunci menggunakan rantai besi.

Ketua RT 003, Afrizal mengatakan, bangunan itu sebelumnya berfungsi sebagai Kantor FPI Pekanbaru.

"Perkiraan saya ini beberapa minggu sudah kosong, cuman biasanya hanya ada satu atau dua orang yang berjaga disini," katanya, dilansir dari riauonline.co.id--jaringan suara.com, Jumat (1/1/2021).

Baca Juga: Larangan FPI Beredar di Internet, Dewan Pers: Pemberitaan Tak Bisa Dilarang

Afrizal mengatakan, spanduk di Kantor FPI tersebut sudah dicabut beberapa hari yang lalu.

"Sudah tidak ada lagi, plang kantor pun didepan sudah tidak ada, tidak tahu siapa yang cabut," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat resmi membubarkan dan melarang segala aktivitas FPI. Pembubaran FPI disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Dia menuturkan, alasan pemerintah membubarkan FPI karena organisasi pimpinan Habib Rizieq Shihab itu tidak memiliki kedudukan hukum.

FPI dibubarkan berdasarkan putusan MK Nomor 82/PUU112013 yang diteken pada 23 Desember 2014.

Baca Juga: Kapolri Larang Konten FPI Beredar di Internet, Ini Respon Dewan Pers

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagai oramas maupun sebagai organisasi biasa," kata Mahfud dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemenko Polhukam, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait