Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bebas dari Penjara karena Covid-19, Sam Perkosa IRT dan Bunuh Anaknya

Reza Gunadha Senin, 12 Oktober 2020 | 13:09 WIB

Bebas dari Penjara karena Covid-19, Sam Perkosa IRT dan Bunuh Anaknya
Sam (40), diduga sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan warga Desa Alue Gadeng [Modusaceh/Mahyuddin]

Dibebaskan dari penjara karena pandemi covid-19, Samsul Bahri, lelaki 40 tahun justru kembali mengulangi perbuatan kejinya.

SuaraRiau.id - Dibebaskan dari penjara karena pandemi covid-19, Samsul Bahri, lelaki 40 tahun justru kembali mengulangi perbuatan kejinya.

Samsul Bahri memerkosa ibu rumah tangga berinisial DN (28), warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (9/10) malam.

Tak hanya itu, Samsul juga menebas Rg, bocah 9 tahun anak DN yang hendak menolong sang bunda. Rg tewas bersimbah darah.

Belakangan, Samsul Bahri berhasil diringkus jajaran Kepolisian Resort Langsa, Minggu (11/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Keberhasilan itu setelah aparat penegak hukum, dibantu unsur TNI berhasil mengendus dan menangkat pelaku ditempat persembunyiannya yang tidak jauh dari rumah warga Alue Gadeng.

Informasi yang terhimpun, pelaku SAM merupakan residivis kasus pembunuhan serupa yang pernah dilakukannya.

Pelaku juga pernah menjalani hukuman penjara 15 sampai 18 tahun di Lapas Tanjung Gusta dan baru dibebaskan sekitar 4 bulan lalu karena mendapatkan asimilasi Covid-19.

Saat kejadian, Jumat malam lalu, pelaku mendatangi rumah korban dipedalaman dan berjauhan dari lokasi rumah warga lainnya.

"Korban sempat berteriak dan minta tolong, namun karena lokasi rumah jauh, teriakan korban DN (28) tidak didengar warga lainnya," kata Kapolres Langsa Giyarto, Senin (12/10/2020).

Kabarnya, anak korban Rg (9) berusaha menolong ibunya itu yang diperkosa pelaku. Nahas, pelaku tanpa rasa belas kasihan kemudian menebas anak yang masih dibawah umur itu hingga berlumuran darah dan meninggal dunia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait