Eko Faizin
Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Mobil Land Cruiser menabrak tiga sepeda motor di Kabupaten Siak pada Rabu sore tanggal 28 Oktober 2026.
  • Insiden tersebut mengakibatkan satu pengendara motor meninggal dunia serta empat korban lainnya mengalami luka berat dan ringan.
  • Satlantas Polres Siak masih menyelidiki penyebab kecelakaan karena posisi mobil sempat bergerak ke sisi kanan jalan.

SuaraRiau.id - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Insiden maut tersebut melibatkan mobil mewah Land Cruiser dengan nomor polisi BM 151 AK dengan sejumlah kendaraan roda dua.

Satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia atas nama Alwi Mufid (16), sedangkan temannya Asyifa Irawan (16) dan Bunga Okta Hara (16) mengalami luka berat. Pengendara lainnya, Satria Sarisky (16) dan Ikhsan Isma (16) mengalami luka ringan.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Irsyam Siregar melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Siswoyo menyampaikan peristiwa nahas itu bermula dari Land Cruiser melaju dari arah Perawang menuju Minas.

"Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Akibat kejadian tersebut, satu orang pengendara meninggal dunia dan pengendara lainnya mengalami luka-luka," kata Siswoyo, Kamis (29/10/2026).

Kasatlantas menjelaskan, setibanya di lokasi kejadian, Land Cruiser yang dikendarai DK (49) tersebut tiba-tiba bergerak ke sisi kanan jalan. DK diketahui merupakan ketua ormas Pemuda Pancasila (PP) Siak.

Siswoyo menuturkan, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang tiga unit sepeda motor, yakni Honda Vario BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, dan satu unit Honda Beat tanpa nomor polisi.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti.

"Dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian turut dimintai keterangan untuk membantu proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut," sebut dia.

Siswoyo mengungkapkan, belum diketahui penyebab pasti kecelakaan karena masih perlu proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh petugas kepolisian yang menangani perkara tersebut.

"Penyebab pastinya belum diketahui secara pasti. Kepolisian masih melakukan proses pemeriksaan dan penyelidikan," ujarnya.

Satlantas Polres Siak mengimbau, agar seluruh pengguna jalan senantiasa berhati-hati saat berkendara, menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.

Pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan marka jalan serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

"Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan," tegas Siswoyo.

Kontributor : Alfat Handri

Load More