- Satreskrim Polres Kuansing menangkap pelaku DR dan HH karena diduga menyalahgunakan 2.400 liter BBM bersubsidi.
- Polisi mengamankan barang bukti berupa 75 jerigen pertalite dan satu unit mobil minibus di Kuantan Tengah.
- Kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut kini sedang dalam tahap pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
SuaraRiau.id - Satreskrim Polres Kuantan Singingi (Kuansing) mendalami dugaan tindak pidana penyalahgunaan niaga 2.400 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dari dua orang pelaku.
Kasatreskrim Polres Kuansing AKP Gerry Agnar Timur mengatakan dua pelaku masing-masing berinisial DR (45) dan HH (20) langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini, kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi," katanya, Kamis (21/10/2026).
Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita sebanyak 75 jeriken berukuran 35 liter yang masing-masing berisi 32 liter pertalite, dengan total keseluruhan mencapai 2.400 liter, dua pelaku dan satu unit mobil minibus.
Petugas awalnya mencurigai satu unit mobil minibus melintas di Jalan Rustams Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.
Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa kendaraan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 75 jerigen berisi BBM jenis pertalite dengan total volume sekitar 2.400 liter.
Kasatreskrim menambahkan, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi, menelusuri asal-usul BBM, serta mendalami dugaan keterlibatan kedua pria tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing
-
Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?
-
Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Duel di Bandara Soetta, Berujung Dipolisikan
-
Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina
-
Anggota Polisi Kuansing Dipecat usai Heboh Dugaan Penipuan Rp500 Juta