- Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat meninjau karhutla di Kabupaten Kampar bersama Kapolda Riau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
- Menteri Jumhur menyatakan asap di Riau merupakan kiriman dari Jambi berdasarkan arah angin yang dibahas bersama Kapolda Riau.
- Pernyataan Menteri Jumhur mengenai asap kiriman tersebut menuai protes dan keberatan dari warganet asal Jambi di media sosial.
SuaraRiau.id - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat beberapa hari lalu ke Provinsi Riau untuk meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar.
Menteri Jumhur didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama pihak terkait. Namun pernyataan Jumhur lantas menuai kontroversi.
Dalam potongan video yang beredar di media sosial, Jumhur Hidayat dan Irjen Herry membahas arah angin serta kemungkinan asal asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Riau.
Dalam percakapan tersebut, Menteri LH awalnya menanyakan arah angin kepada Kapolda Riau.
"Angin tuh dari arah Jambi. Ke arah utara barat, barat laut ya?" ujar Jumhur melansir Riauonline--jaringan Suara.com, Senin (24/8/2026).
"Iya, iya, betul," balas Kapolda Herry.
Menteri Jumhur kemudian mengaitkan arah angin tersebut dengan keberadaan asap yang berada di wilayah Riau.
"Nah, artinya asap-asap itu juga berasal dari Jambi," kata Jumhur.
Pernyataan itu kemudian mendapat respons dari wartawan yang berada di lokasi.
"Berarti di Riau kiriman dari tetangga ya?" tanya wartawan.
"Iya, kiriman dari tetangga," jawab Jumhur.
Kapolda Herry kemudian menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut ke wilayah Provinsi Jambi.
"Biasalah juga. Makanya kita mau cek dulu yang ke Jambi," ujar Herry.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial, khususnya setelah diunggah oleh akun Instagram @jambisharing.
Sejumlah warganet yang mengaku sebagai warga Jambi menyampaikan keberatan terhadap pernyataan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla
-
Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Langsung Rapat Jelang ke Lokasi Karhutla
-
Prabowo Didampingi Teddy Tinjau Karhutla Riau Hari Ini
-
Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi
-
Diliburkan Dampak Asap Karhutla, Siswa Madrasah Pekanbaru Belajar dari Rumah